0
News
    Home Featured Kesehatan Pilihan Tips & Tricks Tips & Trik

    7 Jenis Gas Paling Berbahaya bagi Kesehatan Manusia - Inilah

    9 min read

     7 Jenis Gas Paling Berbahaya bagi Kesehatan Manusia

    Pabrik es di Koang Jaya, Karawaci, Kota Tangerang, mengalami kebocoran gas amonia. 

    Akibat kejadian ini, sebanyak 28 orang warga yang mengalami kesulitan bernapas telah dilarikan ke rumah sakit.

    Menurut Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho, kebocoran gas amonia terjadi sekitar pukul 2.45 WIB, Selasa (6/2/2024).

    Kebocoran ini berasal dari pabrik pembuatan es, dimana salah satu pipa gasnya terlepas.

    Sebanyak 200 warga di sekitar pabrik es harus dievakuasi, karena bau gas amonia masih tercium.

    Jenis-Jenis Gas yang Paling Berbahaya di Rumah dan Industrial

    Amonia (NH3) adalah zat yang terdiri dari satu atom nitrogen yang terikat dengan tiga atom hidrogen melalui ikatan kovalen.

    Zat ini menjadi salah satu bahan baku utama yang sangat penting untuk dimiliki oleh setiap industri.

    Dalam kasus pabrik es di atas, amonia menjadi bagian khusus sebagai pendingin pada mesin refrigerator atau pendingin udara.

    Namun zat ini memiliki kandungan yang cukup berbahaya terhadap kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya.

    Meski tidak langsung mematikan orang, mereka yang terpapar zat ini bisa merasa sesak napas, iritasi mata, luka bakar, gangguan fungsi normal tubuh.

    Selain amonia, masih banyak jenis-jenis gas beracun yang cukup berbahaya untuk tubuh. Bahkan beberapa diantaranya sangat umum ditemukan di rumah tangga.

    Berikut ada beberapa jenis gas paling berbahaya, dikutip dari berbagai sumber.

    1. Hidrogen Sulfida

    Jenis gas paling berbahaya, Hidrogen Sulfida
    Jenis gas paling berbahaya, Hidrogen Sulfida (Photo: istockphoto)

    Hidrogen Sulfida atau H2S adalah salah satu bahan dasar yang paling umum digunakan dalam industri kecantikan.

    H2S dibuat dari berbagai senyawa berbasis belerang yang tidak memiliki warna dan aroma yang khusus.

    Untuk mengetahui adanya kebocoran, pabrik biasanya akan menggunakan sebuah alat detektor atau sensor khusus untuk mengetahui keberadaan kebocoran gas.

    Sifat gas ini cukup beracun dan bisa melumpuhkan sistem pernafasan dan membunuh dalam waktu hitungan menit.

    Advertisement

    Selain bahaya untuk dihirup, gas hidrogen sulfida juga dinilai sebagai gas yang mudah terbakar dan mudah meledak.

    2. Karbon Monoksida (CO)

    Gas paling berbahaya di sekitar rumah, karbon monoksida
    Gas paling berbahaya di sekitar rumah, karbon monoksida (Photo: istockphoto)

    Karbon monoksida adalah gas paling beracun dan sering disebut sebagai “pembunuh diam-diam” karena tidak memiliki warna dan aroma yang khas.

    Mengerikannya lagi, walaupun tingkat konsentrasinya kecil, gas ini tetap cukup mematikan.

    Biasanya gas ini muncul dari pembakaran batu bara, kayu, dan bahan bakar dari kendaraan bermotor.

    3. Karbon Dioksida (CO2)

    Karbon Dioksida (CO2)
    Karbon Dioksida (CO2) (Photo: istockphoto)

    Karbon dioksida sangat umum ditemukan di atmosfer dan produk-produk byproduct atau sampingan dari material alami.

    Gas ini bisa dibilang bagian alami dari kehidupan kita. Tapi jika tingkat konsentrasinya tinggi, karbon dioksida akan berubah menjadi racun yang cukup berbahaya.

    4. Nitrogen Oksida (N2O)

    Nitrogen Oksida (N2O)
    Nitrogen Oksida (N2O) (Photo: istockphoto)

    Nitrogen oksida mencakup tujuh gas berbeda, yang terbentuk menjadi satu. Fakta menariknya, gas ini menjadi kontributor utama polusi udara dan penurunan kualitas udara.

    Ya, gas ini sangat sering dikeluarkan dari kendaraan, proses pertanian, hingga bahan bakar fosil yang sudah menjadi bagian kehidupan manusia sehari-hari.

    Menurut CDC, dampak kesehatan bagi orang yang terpapar gas ini bervariasi, mulai dari iritasi mata, kulit, dan saluran pernapasan hingga keadaan yang sangat mematikan.

    5. Klorin

    Chlorine
    Chlorine (Photo: Getty IMages)

    Klorin adalah salah satu unsur kimia yang berbahaya. Gas ini memiliki ciri khas berwarna hijau pucat dan kepadatan 2,5 kali lipat dibandingkan jenis lainnya.

    Dalam bentuk cair, zat ini sangat bermanfaat sebagai pemutih dan desinfektan yang efektif. 

    Namun saat berbentuk gas, klorin bisa berubah menjadi zat yang sangat berbahaya dan bisa menyebabkan beberapa gejala seperti mual, batuk, sesak nafas, muntah, hingga tak sadarkan diri.

    6. Arsenik

    Jenis gas paling berbahaya, arsenik
    Jenis gas paling berbahaya, arsenik (Photo: istockphoto)

    Arsenik merupakan elemen kimia yang tercatat dengan nomor atom 33 dalam tabel periodik. 

    Menurut Livescience.com, arsenik memiliki jumlah elektron dan proton yang sama, yaitu 33, dengan lima elektron valensi yang memungkinkannya untuk membentuk ikatan kimia dengan elemen lain.

    Elemen ini biasanya terdapat dalam kerak bumi dan berada dalam berbagai mineral. 

    Arsenik dikenal sangat beracun dan dapat menimbulkan bahaya besar bagi kehidupan dengan mencemari makanan, air, dan udara.

    Keracunan arsenik dapat menyebabkan efek yang sangat menyakitkan dan bahkan mematikan pada manusia. 

    Dalam dosis tinggi, arsenik bisa langsung menyebabkan kematian. 

    Selain itu, arsenik juga merupakan elemen yang mudah menguap, mampu berubah dari bentuk padat menjadi gas dengan cepat.

    7. Compound 1080

    Compound 1080
    Compound 1080 (Photo: istockphoto)

    Jenis gas paling berbahaya terakhir adalah sodium fluoroacetate atau sering disebut dengan compound 1080.

    Gas ini sangat berbahaya sekali, karena dengan sekali hirup, kepala langsung pusing hingga menyebabkan kegagalan napas yang berujung pada kematian.

    Bahan-bahan dasar pembuatan gas ini berasal dari ekstrak tanaman beracun dan dibuat dengan tujuan untuk membunuh hama tikus.

    Tapi jika tidak berhati-hati, gas yang bermanfaat untuk industri pertanian ini bisa membunuh penggunanya dalam waktu yang singkat.

    .

    .

    Baca berita dan artikel menarik lain Inilah.com di Google News.

    Komentar
    Additional JS