Gerald Vincent sebut kadar bromat AMDK Le Minerale tinggi dan picu bahaya lebih serius dari BPA, benarkah hoax? Cek faktanya! - Hops
Gerald Vincent sebut kadar bromat AMDK Le Minerale tinggi dan picu bahaya lebih serius dari BPA, benarkah hoax? Cek faktanya!
Feb. 22nd, 2024
Hops.ID - Belum usai kekhawatiran masyarakat soal kandungan BPA pada Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), kini muncul lagi isu soal bahaya zat bromat.
Mungkin asing terdengar, namun adalah zat berbahaya yang bisa memicu kanker. Terlebih lagi, kandungannya disebut-sebut ada dalam AMDK yang kerap dikonsumsi masyarakat.
Isu meresahkan soal bromat itu muncul ketika konten kreator TikTok yakni @geraldvincentt mengatakan bahwa AMDK yang tersebar luar di penjuru nusantara ini ternyata mengandung bromat.
"Dari kemaren rame banget berita ini, banyak yang ketakutan. Emang bromat ini siapa sih?," ujar gerald di laman Tiktoknya yang dinggah Kamis 22 Februari 2024.
Influencer yang kerap bongkar fakta ilmiah ini mengatakan bahwa WHO telah menetapkan bromat sebagai senyawa yang bisa memicu kanker.
"WHO sudah tetapkan bahwa bormat ini bisa picu kanker. Bahkan juga banyak ahli yang memperingatkan bahaya bromat di dalam air minum kemasan."
Terlebih ia juga mengungkap bahwa air minum yang beredar di masyarakat Indonesia juga banyak yang mengandung bromat.
"Saya sebut semua nih, kamu siap-siap! Dari Le Mineraler, Nestle, Prima, Crystalline, AQUA, dan Vit semua ada kandungan bromatnya," ujarnya.
Tapi ternyata ia melanjutkan jika BPOM telah menyebutkan kalau air mineral ada batas bromatnya itu di angka 10 batas amannya.
"Selama masih di bawah 10 itu aman," katanya.
Ia juga menjabarkan hasil uji lab terhadap berbagai AMDK yang beredar di pasaran. Berikut ini daftar yang disebutkan: 1. VIT 8,3 (masuk batas aman)2. Prima 9,4 (masuk batas aman)3. Nestle 5,6 (masuk batas aman)
4. Le Minerale 58,8 (berbahaya)
Sumber: Tiktok Gerald Vincent
Page 2
Febri Satria Hutama menegaskan bahwa walau kadar Bromate ini masih dikecualikan dalam SNI, namun sebagai bagian komitmen Le Minerale untuk menghadirkan air mineral yang aman dan sehat untuk masyarakat Indonesia, Le Minerale melakukan uji kadar bromate secara rutin dan berkala setiap 6 (enam) bulan sekali, serta dilakukan di laboratorium terakreditasi yaitu Badan Besar Industri Agro (BBIA).
Hasilnya, kadar bromat pada produk Le Minerale konsisten jauh di bawah ambang batas 10 parts per billion (ppb) atau 0,01mg/L.
"Hasil pengujian yang di bawah ambang batas aman itu berlaku untuk semua pabrik (fasilitas pengolahan air minum) Le Minerale dan uji ini kami lakukan secara berkala untuk memastikan bahwa Le Minerale aman untuk dipasarkan," katanya sembari menunjukan hasil uji bromate terakhir pada Le Minerale dari Badan Besar Industri Agro (BBIA) yang angkanya hanya 0,4 parts per billion (ppb) atau 0,0004 mg/L.
"Selain serangkaian uji eksternal, uji internal dan uji sampel market juga kami lakukan secara berkala. Hasilnya semua sama yaitu, kadar bromate pada Le Minerale sesuai standar dan di bawah ambang batas aman yang direkomendasikan," lanjut Febri.
Di Indonesia, bromat belum masuk ke dalam parameter wajib SNI air minum, dan dikecualikan sesuai Permenperin No. 26 Th 2019.
Oleh karenanya, Le Minerale meminta masyarakat bijak merespon hoaks tersebut.
"Masyarakat jangan termakan hoaks. Sebagai produsen air minum kemasan milik perusahaan Indonesia yang telah memiliki Nomor Ijin Edar (NIE) yang dikeluarkan oleh BPOM, Le Minerale telah mengikuti seluruh parameter SNI dan diproduksi mengikuti standar tertinggi industri air kemasan dan keamanan pangan. Oleh karenanya, semua produk Le Minerale terjamin aman," jelas Febri.***
Sumber: Tiktok Gerald Vincent
Page 3
Sementara, jika diperhatikan tabel yang terpampang di video tersebut, terlihat untuk merek Aqua 3,9 dan Indomaret - Cleo 7,5, yang masih masuk dalam batas aman.
Baca Juga: 16 Besar Liga Champions: Porto kalahkan Arsenal, Napoli ditahan imbang Barcelona
"Untuk Le Minerale ini sudah jauh di atas ambang batas ya, kamu nilai sendiri," ujarnya.
Kandungan bromat bisa memicu rasa manis pada air
Lebih lanjut Gerald Vincent juga mengungkap bahwa kandungan bromat bisa menimbulkan kesan rasa manis pad air.
Baca Juga: 16 Besar Liga Champions: Porto kalahkan Arsenal, Napoli ditahan imbang Barcelona
"Yang menarik ternyata bromat itu bisa menimbulkan rasa manis di lidah. Berarti kalau AMDK kamu ada manis manisnya kamu udah bisa tahu kandungannya apa," ujarnya.
Dilansir dari laman website resmi Universitas Indonesia, lib.ui.ac.id menyebutkan bahwa Bromat adalah senyawa kimia yang terbentuk saat ozon yang digunakan untuk mendesinfeksi air minum bereaksi dengan mineral Bromida alami yang ditemukan di sumber air.
Proses ini biasanya terjadi selama proses pengolahan air atau penyaringan air minum.
Jika dikonsumi jangka panjang, bromat disebut bisa picu kanker dan tumor, apalagi jika di konsumsi di ambang batas yang disarankan BPOM.
"Ini bukan fakta bukan pendapat. Ini murni hasil uji lab," tutup Gerald membahas kandungan bromat pada AMDK.
Imbau masyarakat jangan termakan Hoax, Le Minerale bantah kadar kandungan bromat
Menanggapi unggahan di akun Gerald Vincent, manajemen PT Tirta Fresindo Jaya selaku produsen air minum Le Minerale menyesalkan beredarnya informasi hoaks yang tidak berdasar pada fakta dan data, dan dapat menyesatkan masyarakat serta merugikan perusahaan secara khusus.
"Video itu jelas tak berdasar dan tendensius," katanya.
Sumber: Tiktok Gerald Vincent