0
News
    Home Featured Kesehatan Pilihan Telur Tips & Tricks Tips & Trik

    Waspadai Bahaya Telur Setengah Matang bagi Kesehatan yang Perlu Diketahui - Radar Tuban

    3 min read

     Waspadai Bahaya Telur Setengah Matang bagi Kesehatan yang Perlu Diketahui - Radar Tuban

    Dwi Setiyawan

    RADARTUBAN-Di balik kelezatannya, telur setengah matang rentan terkontaminasi bakteri.

    Salah satunya Salmonella yang dapat menyebabkan keracunan makanan. 

    Bakteri ini bisa terdapat pada bagian luar (kulit) atau dalam telur, dan tidak mengubah bentuk, bau, maupun rasa telur. 

    Namun, bakteri ini dapat dimusnahkan jika memasak telur hingga matang.

    Dilansir dari laman Alodokter, berikut bahaya bakteri Salmonella pada telur setengah matang. 

    Infeksi bakteri Salmonella akibat mengonsumsi telur setengah matang dapat menimbulkan keluhan atau gejala mualmuntah, demam, sakit kepala, kram perut, diare, hingga buang air besar berdarah. 

    Gejala ini dapat berlangsung selama sekitar 4–7 hari atau bahkan lebih. Infeksi bakteri Salmonella juga dapat menyebabkan demam tifoid atau tifus.

    Selain itu, ada beberapa kelompok yang rentan mengalami gangguan kesehatan serius saat terinfeksi bakteri Salmonella pada telur setengah matang, seperti ibu hamil, bayi dan balita, orang lanjut usia, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

    Jika sebagian orang bisa sembuh dalam waktu singkat, beberapa kelompok rentan di atas dapat sembuh lebih lama dan memiliki gejala yang lebih parah saat terinfeksi bakteri Salmonella.

    Infeksi bakteri Salmonella sebenarnya dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi pada ayam, sehingga telur yang dikonsumsi, meski dimasak setengah matang, tetap aman disantap. 

    Namun, selama belum dapat dipastikan apakah ayam dari telur tersebut telah divaksin, maka disarankan untuk memasak telur hingga matang.

    Jika Anda ingin membuat makanan dengan bahan dasar telur setengah matang, usahakan untuk menggunakan telur terpasteurisasi yang tersedia di supermarket. 

    Hal ini karena proses pasteurisasi dapat membunuh bakteri Salmonella.(ds)

    Komentar
    Additional JS