0
News
    Home Featured Jahe Kesehatan Pilihan

    10 Manfaat Jahe untuk Kesehatan yang Wajib Diketahui - Siloam Hospitals

    10 min read

     

    10 Manfaat Jahe untuk Kesehatan yang Wajib Diketahui

    manfaat jahe untuk kesehatan

    Jahe adalah tanaman rimpang yang mengandung berbagai macam nutrisi, seperti serat, mineral, vitamin, dan lain sebagainya. Karena kandungan-kandungan tersebut, jahe dipercaya memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan tubuh. Lantas, apa saja manfaat jahe untuk kesehatan tubuh?

    Mari simak manfaat minum air jahe untuk kesehatan selengkapnya melalui pembahasan berikut.

    Kandungan Jahe

    Sebelum membahas khasiat jahe, penting untuk mengetahui kandungannya terlebih dahulu. Dilansir dari Data Komposisi Pangan Indonesia, berikut adalah daftar kandungan nutrisi di dalam 100 gram jahe segar.

    • Energi: 51 kalori.

    • Serat: 12 gram.

    • Karbohidrat: 10,1 gram.

    • Protein: 1,5 gram.

    • Lemak: 1 gram.

    • Kalium: 441,7 miligram

    • Fosfor: 39 miligram.

    • Kalsium: 21 miligram.

    • Natrium: 12 miligram.

    • Vitamin C: 4 miligram.

    • Niasin (vitamin B3): 3,3 miligram.

    • Zat besi: 1,6 miligram.

    • Seng: 0,7 miligram.

    • Riboflavin (vitamin B2): 0,17 miligram.

    Manfaat Jahe untuk Kesehatan

    Terdapat berbagai macam manfaat wedang jahe untuk kesehatan yang sayang bila dilewatkan, di antaranya adalah mengurangi reaksi alergi, meredakan gangguan sistem pencernaan, membantu menjaga berat badan ideal, meredakan nyeri haid, menurunkan risiko penyakit Alzheimer, dan lain sebagainya. Berikut penjelasan lengkapnya.

    1. Mengurangi Reaksi Inflamasi

    Manfaat jahe untuk kesehatan yang pertama adalah dapat membantu mengurangi reaksi inflamasi (peradangan), seperti iritasi atau pembengkakan pada mata, hidung, dan tenggorokan. Dilansir dari jurnal BMC Complementary Medicine and Therapies, konsumsi ekstrak jahe selama 3–6 minggu dapat membantu mengurangi gejala bersin-bersin dan gatal pada hidung yang kerap dialami oleh pengidap rhinitis alergi

    Hal ini dikarenakan jahe mengandung senyawa shogaol dan gingerol yang bersifat antiradang sehingga dapat meredakan inflamasi yang bisa terjadi akibat reaksi alergi. Dengan demikian, mengkonsumsi jahe dapat menjadi pilihan alami yang efektif untuk mengatasi peradangan tertentu dan mendukung kesehatan umum.

    2. Mengendalikan Kadar Gula Darah

    Manfaat jahe untuk kesehatan berikutnya adalah dapat mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuh. Menurut penelitian yang dipublikasikan pada Iranian Journal of Pharmaceutical Research tahun 2015, senyawa gingerol di dalam jahe mampu mengoptimalkan kerja hormon insulin dalam membantu penyerapan gula darah oleh lemak, otot, dan hati, serta menurunkan kadar HbA1c pada pasien diabetes tipe 2.

    3. Meredakan Mual

    Teh jahe telah dikenal sebagai minuman herbal yang dapat membantu meredakan mual akibat morning sickness, mabuk perjalanan, ataupun efek samping kemoterapi. Hal ini dikarenakan senyawa yang terkandung di dalam jahe dapat menekan pusat saraf pada otak yang mengirimkan sinyal mual dan muntah.

    4. Membantu Meredakan Berbagai Gangguan Sistem Pencernaan

    Manfaat minum jahe bagi tubuh selanjutnya adalah mampu mengatasi dispepsia, yaitu sindrom atau sekumpulan gejala yang timbul akibat gangguan sistem pencernaan, seperti perut kembungheartburn, nyeri pada ulu hati, dan lain sebagainya. Pasalnya, minuman jahe dipercaya mampu membantu mempercepat proses pengosongan perut dan dapat meredakan gejala perut kembung atau begah akibat kenaikan asam lambung atau proses pencernaan yang tidak lancar.

    Bahkan, kandungan paradol dan gingerol di dalam jahe juga mampu melawan bakteri penyebab infeksi saluran pencernaan, seperti Salmonella typhi (penyebab demam tifoid/tifus) dan Escherichia coli (penyebab diare).

    5. Meredakan Nyeri Haid

    Salah satu khasiat jahe adalah dapat meredakan nyeri dan kram perut yang dialami oleh wanita selama periode menstruasi. Berdasarkan jurnal BMC Complementary Medicine and Therapies, jahe diketahui dapat menghambat jalur lipooksigenase dan siklooksigenase pada sintesis prostaglandin dan leukotrien yang berfungsi untuk merangsang kontraksi otot rahim.

    Selain itu, senyawa gingerol dan shogaol yang bersifat antiradang di dalam jahe juga dapat membantu meredakan nyeri otot setelah berolahraga, migrain, dan nyeri sendi akibat osteoarthritis atau rheumatoid arthritis.

    6. Menjaga Berat Badan Ideal

    Manfaat jahe untuk kesehatan selanjutnya adalah dapat menjaga berat badan ideal. Kandungan gingerol di dalam jahe diketahui dapat mempercepat proses pemecahan dan pembakaran lemak, menghambat penyerapan lemak berlebih, serta mengendalikan nafsu makan sehingga berat badan menjadi lebih terjaga.

    7. Menurunkan Risiko Serangan Jantung

    Mengonsumsi jahe secara rutin diyakini dapat mengurangi risiko terjadinya serangan jantung karena mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh. Selain itu, senyawa bioaktif dalam ekstrak jahe juga dapat menjaga kesehatan jantung secara menyeluruh dengan membantu menurunkan tekanan darah, melancarkan aliran darah, serta mencegah terjadinya penggumpalan darah.

    8. Membantu Mencegah Efek Penuaan Dini

    Manfaat wedang jahe juga dapat membantu mencegah efek penuaan dini. Pasalnya, jahe mengandung senyawa antioksidan yang dapat mengurangi risiko munculnya efek penuaan dini pada kulit, seperti bintik hitam dan keriput atau kerutan halus pada wajah.

    9. Menurunkan Risiko Kanker

    Selain mencegah efek penuaan dini, khasiat jahe dipercaya mampu membantu menurunkan resiko kanker. Hal ini disebabkan, karena terdapat kandungan senyawa antioksidan pada jahe. Senyawa tersebut akan bekerja melawan radikal bebas berlebih yang bisa memicu pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh.

    10. Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer

    Manfaat jahe untuk kesehatan yang tidak kalah penting adalah dapat menurunkan risiko penyakit AlzheimerGingerol dan shogaol di dalam jahe merupakan dua senyawa yang bersifat antioksidan sehingga mampu mengurangi risiko penurunan fungsi otak akibat proses penuaan pada lansia.

    Cara Mengonsumsi Jahe

    Untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal, sebaiknya pilihlah jahe yang masih segar. Setelah itu, jahe dapat diolah melalui beberapa cara, seperti digunakan sebagai bumbu masakan atau dijadikan minuman hangat.

    Jika ingin dijadikan minuman hangat, Anda dapat mengolah jahe dengan cara mengirisnya terlebih dahulu dan merebusnya dalam air mendidih. Agar lebih nikmat, air rebusan jahe tersebut bisa ditambahkan dengan madu, perasan jeruk nipis, atau susu.

    Efek Samping Konsumsi Jahe

    Pada dasarnya, mengonsumsi ekstrak atau minuman jahe tergolong aman dan tidak berbahaya. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, ekstrak jahe berisiko menimbulkan sejumlah efek samping, seperti:

    • Sakit perut.

    • Sensasi panas pada perut.

    • Perut mulas dan diare.

    Itu dia sejumlah manfaat jahe untuk kesehatan yang sayang apabila dilewatkan. Namun, pastikan untuk tidak mengonsumsi jahe secara berlebihan agar terhindar dari efek samping yang dapat memengaruhi sistem pencernaan.

    Jika Anda mengalami keluhan kesehatan tubuh, konsultasikan dengan dokter di Siloam Hospitals terdekat. Temukan informasi jadwal dan membuat janji temu dengan dokter terkait melalui fitur Cari Dokter, praktis.

    Selain itu, pada aplikasi MySiloam yang dilengkapi dengan fitur Self Check In sehingga memungkinkan Anda untuk check in mandiri dan antri secara online melalui fitur Queue. Mari jaga kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

    Siloam at Home

    Tags :

    Komentar
    Additional JS