0
News
    Home DBD Demam Berdarah Dengue Featured Kesehatan Pilihan Tangerang Selatan

    201 Warga Kota Tangsel Terjangkit DBD - Antara news

    2 min read

     

    201 Warga Kota Tangsel Terjangkit DBD

    Jumat, 1 Maret 2024 | 16:53 WIB
    MH
    AD
    Sejumlah warga menyosialisasikan pencegahan demam berdarah di kawasan Monas, Jakarta Pusat.
    Sejumlah warga menyosialisasikan pencegahan demam berdarah di kawasan Monas, Jakarta Pusat. (B Universe Foto/Robby Kurniawan)

    Tangerang Selatan, Beritasatu.com - Sejumlah warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terkonfirmasi terjangkit virus Demam Berdarah Dengue (DBD).

    ADVERTISEMENT

    Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel mencatat sejak 1 Januari hingga 27 februari 2024, sedikitnya 201 warga Kota Tangerang Selatan, terkonfirmasi terjangkit virus DBD dengan sebaran di 7 kecamatan.

    BACA JUGA

    Adapun usia warga yang terjangkit DBD mulai dari usia 15 tahun hingga 49 tahun.

    ADVERTISEMENT

    Kepala Dinkes Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar menyebut angka penyebaran DBD Februari meningkat dibandingkan Januari.

    "Januari ada 98 orang penderita DBD dan 103 orang penderita di Februari. Kalau dibandingkan tahun lalu pada bulan yang sama, memang bulan ini ada peningkatan karena memang curah hujan sedang tinggi. Jadi, kami berharap supaya masyarakat bisa menekan penyebaran angka DBD," ucap Allin kepada Beritasatu.com, Jumat (1/2/2024).

    Allin melanjutkan bahwa untuk menekan penyebaran DBD agar tidak meningkat, masyarakat diharapkan bisa menjalankan satu rumah, satu jumantik dan menerapkan 3M plus atau menguras, menutup, dan mendaur ulang secara rutin.

    "Masyarakat harus punya kesadaran diri untuk bisa memaksimalkan 3M plus dan menghindari gigitan nyamuk. Meskipun tidak endemik, tetapi paling tidak kita bisa menekan," paparnya.

    Sebagai informasi, penyebaran kasus DBD di 7 kecamatan se-Kota Tangsel sejak 1 Januari hingga 27 Februari 2024, yakni Kecamatan Serpong 40 kasus, Kecamatan Pamulang 36 kasus, Kecamatan Serpong Utara 29 kasus, Kecamatan Pondok Aren 27 kasus, Kecamatan Ciputat Timur 24 kasus, Kecamatan Setu 23 kasus, dan Kecamatan Ciputat 22 kasus.

    Komentar
    Additional JS