Pastikan Indonesia Tak Impor Kurma Israel, BPS: Paling Banyak Beli dari Tunisia dan Mesir - BeritaSatu
Pastikan Indonesia Tak Impor Kurma Israel, BPS: Paling Banyak Beli dari Tunisia dan Mesir

Sabtu, 16 Maret 2024 | 08:00 WIB
Jayanty Nada Shofa / RZL
Kurma merupakan menu buka puasa yang disukai banyak orang. (Freepik)
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan tak ada data impor kurma Israel sepanjang 2024 ini. BPS menyebut Indonesia membeli buah tersebut kebanyakan dari Tunisia dan Mesir.
Diketahui, boikot terhadap produk Israel telah meningkat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, sejak konflik Gaza memanas. Majelis Ulama Indonesia (MUI) baru-baru ini mengimbau masyarakat untuk tidak membeli kurma Israel--buah manis yang biasanya dikonsumsi umat Islam untuk berbuka puasa selama Ramadan--.
"Tidak ada impor kurma dari Israel. Tidak ada sama sekali. Data BPS menunjukkan kurma yang kita impor sebagian besar berasal dari Tunisia, Mesir, Iran, dan Arab Saudi," kata Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, pada konferensi pers Jumat (15/3/2024).
Menurut Amalia, Indonesia mengimpor kurma senilai US$ 17,18 juta pada Februari 2024, naik 25,77% dari US$ 13,66 juta pada Januari. Ini berarti total impor kurma Indonesia mencapai US$ 30,84 juta dalam dua bulan pertama pada 2024.
Sekitar 58% dari impor kurma pada Januari-Februari berasal dari Tunisia dan Mesir. Indonesia membeli kurma senilai US$ 9,15 juta dari Tunisia selama periode tersebut, sementara impor buah tersebut dari Mesir mencapai US$ 8,74 juta.
Selain itu, Indonesia juga membeli kurma dari Iran senilai US$ 2,87 juta dan dari Arab Saudi (US$ 2,66 juta) selama periode yang sama. Sekitar US$ 7,42 juta dari impor kurma atau setara dengan 24,07% berasal dari negara lain.
Diketahui, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, meskipun data Kementerian Perdagangan (Kemendag) menunjukkan kedua negara masih melakukan perdagangan. Kemendag melaporkan perdagangan Israel-Indonesia mencapai US$ 187,7 juta pada 2023. Pada Januari 2024 saja, perdagangan bilateral Indonesia-Israel mencapai US$ 20,2 juta.
Indonesia mengimpor kurma secara keseluruhan lebih sedikit tahun ini. Sebagai perbandingan, Indonesia membeli kurma senilai US$ 19,34 miliar dari luar negeri pada Februari 2023.
Simak berita dan artikel lainnya di
Google News
Ikuti terus berita terhangat dari Beritasatu.com via whatsapp
Bagikan