Sering Dikira Duku, Ternyata Buah Langsat Sangat Baik untuk Kesehatan Tubuh, Inilah 14 Manfaat Mengonsumsi Buah Langsat - Radar Magelang
Sering Dikira Duku, Ternyata Buah Langsat Sangat Baik untuk Kesehatan Tubuh, Inilah 14 Manfaat Mengonsumsi Buah Langsat - Radar Magelang

RADARMAGELANG.ID—Sekilas buah langsat seperti buah duku.
Padahal buah yang memiliki nama latin Lansium domesticum ini beda.
Buah langsat dan buah duku memang sama-sama berbentuk bundar dengan kulit buah berwarna cokelat terang.

Selain itu, kedua buah tersebut juga memiliki tekstur daging yang empuk, cenderung berair, dan berwarna putih.
Ini yang membuat banyak orang keliru saat membedakan buah duku dan buah langsat.
Buah langsat memiliki beberapa potensi manfaat bagi kesehatan orang yang mengonsumsinya.
Dilansir dari National Library of Medicine, buah ini baik untuk kesehatan karena mengandung mineral, lemak, protein, asam organik, karbohidrat, serat, dan vitamin.
Tak hanya itu, kandungan buah langsat juga mengandung kalsium, kalium, dan magnesium yang tinggi.
Dalam 100 gram buah langsat, terdapat: Kalori: 70 kalori, Protein: 1 gram, Lemak: 0,2 gram, Karbohidrat: 13 gram, Mineral: 0,7 gram, Kalsium: 18 mg, Fosfor: 9 mg, dan Zat besi: 0,9 mg.
Adapun manfaat buah langsat untuk kesehatan tubuh, antara lain:
Kandungan vitamin C dalam buah langsat berperan dalam kesehatan gigi dan gusi.
Ini membantu mencegah masalah gusi dan menjaga gigi tetap kuat.
Mineral seperti magnesium dalam buah langsat berkontribusi pada keseimbangan hormon dalam tubuh.
Ini dapat membantu mengurangi gejala stres, meningkatkan mood, dan mendukung kesejahteraan emosional secara keseluruhan.
- Penguat Sistem Kekebalan Tubuh
Kandungan vitamin C yang tinggi dalam buah langsat berperan sebagai katalisator untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Dengan mengonsumsi buah langsat secara teratur, Anda memberikan dukungan yang optimal untuk melawan infeksi dan menjaga kesehatan tubuh Anda.
Mineral seperti kalium yang terkandung dalam buah langsat berperan penting dalam menjaga tekanan darah normal.
Konsumsi teratur dapat membantu mengendalikan tekanan darah, melindungi jantung, dan mendukung fungsi sistem kardiovaskular secara keseluruhan.
- Pencernaan yang Lebih Baik
Serat pangan yang melimpah dalam buah langsat berkontribusi pada pencernaan yang sehat. Serat membantu mencegah sembelit, menjaga keseimbangan mikrobiota usus, dan mendukung penyerapan nutrisi yang optimal dalam sistem pencernaan.
Buah langsat kaya akan antioksidan, seperti flavonoid dan karotenoid, yang berperang melawan radikal bebas.
Melibatkan konsumsi buah langsat dalam pola makan sehari-hari dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif dan memelihara kekuatan sistem kekebalan.
- Kesehatan Kulit yang Bersinar
Kandungan vitamin C dan antioksidan dalam buah langsat bukan hanya menguntungkan tubuh bagian dalam, tetapi juga memberikan kelembapan dan melindungi kulit dari efek buruk radikal bebas.
Konsumsi secara rutin akan memberikan kilau alami pada kulit Anda.
Manfaat buah langsat juga melibatkan kesehatan mata.
Kandungan vitamin A dan beta-karoten dalam buah ini dapat membantu menjaga kejernihan penglihatan dan mengurangi risiko penyakit mata terkait usia.
Dalam upaya menjaga berat badan yang sehat, buah langsat menjadi teman setia.
Kandungan seratnya memberikan rasa kenyang lebih lama, mengurangi keinginan makan berlebihan, dan secara alami membantu pengelolaan berat badan.
- Regenerasi Sel yang Optimal
Buah langsat mengandung nutrisi esensial seperti vitamin B kompleks, yang mendukung regenerasi sel-sel tubuh. Ini penting untuk menjaga pertumbuhan sel yang sehat, pemeliharaan jaringan, dan fungsi organ yang optimal.
- Mengurangi Risiko Terkena Penyakit Jantung
Dilansir dari Livestrong, salah satu manfaat mengonsumsi buah langsat adalah mengurangi risiko terkena penyakit jantung.
Manfaat tersebut dapat dirasakan karena buah langsat mengandung banyak serat. Per 100 gram buah langsat mengandung lebih dari dua gram serat yang memenuhi 8-11 kebutuhan serat bagi wanita dewasa dan 6-8 persen kebutuhan serat bagi pria.
Selain risiko penyakit jantung berkurang, kandungan serat dalam buah langsat juga berguna untuk meringankan gejala atau mencegah sembelit.
Buah langsat merupakan sumber vitamin B dan sumber riboflavin atau vitamin B2 yang sangat baik.
Satu porsi buah langsat dengan berat 3,5 ons mengandung 124 mikrogram riboflavin atau 8-11 persen kebutuhan riboflavin untuk pria dan wanita.
Adapun, kebutuhan riboflavin pada wanita sebanyak 1.100-1.600 mikrogram dan kebutuhan riboflavin pada pria sebanyak 1.300 mikrogram.
Vitamin B juga membantu pemrosesan karbohidrat menjadi energi yang dapat digunakan dan membantu menjaga sistem saraf berfungsi dengan baik.
- Mencegah Malaria
Dilansir dari National Nutrition Council, buah langsat ternyata memiliki sifat antimalaria.
Kulit dan daun buah langsat terbukti memiliki sifat anti-patogenik terhadap parasit penyebab malaria, Plasmodium falciparum.
Buah langsat mengandung senyawa kimia yang mengganggu siklus hidup patogen yang menghambat pertumbuhan dan membunuh Plasmodium falciparum.
- Menyembuhkan Demam dan Peradangan.
Buah mirip duku ini juga bermanfaat untuk menyembuhkan demam dan peradangan. Manfaat buah langsat tersebut dapat dirasakan karena buah langsat mengandung vitamin C yang membantu dalam mengobati demam dan pilek.
Vitamin C dalam buah langsat juga membantu dalam fungsi kekebalan tubuh, perbaikan kulit, dan mengurangi peradangan.
Dengan segudang manfaat kesehatan yang dimilikinya, buah langsat pantas menjadi bagian integral dari pola makan sehari-hari.
Dari melawan radikal bebas hingga mendukung keseimbangan hormon, buah ini merupakan investasi berharga untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh. (*/aro)