Sosial Media
0
Terkini
    Home Featured Kisah Inspirasi Pilihan

    Kisah Eks Pramugari yang Kini jadi Bos Wanita Pertama Maskapai Terbaik di Dunia - inews

    3 min read

     

    Kisah Eks Pramugari yang Kini jadi Bos Wanita Pertama Maskapai Terbaik di Dunia

    Eks pramugari jadi bos Japan Airlines Mitsuko Tottori (Reuters)

    JAKARTA, iNews.id - Eks pramugari bernama Mitsuko Tottori berhasil menjadi bos wanita pertama maksapai terbaik di dunia, Japan Airlines. Ia ditunjuk secara resmi pada Januari 2024 lalu.

    Tottori mengawali kariernya sebagai anggota awak kabin pada 1985. Meskipun dipercaya sebagai bos, ia bukan lulusan perguruan tinggi ternama, hanya perguruan tinggi junior khusus.

    Baca Juga

    Kisah Sri Widuri dan Ambardi: Dua Jiwa Beda Kepribadian Bersatu di Series Kartu Keluarga

    Melansir BBC, Minggu (28/4/2024) dari 10 orang terakhir yang menduduki jabatan tersebut, tujuh di antaranya merupakan lulusan universitas ternama di Jepang.

    Penunjukan Tottori, membuat Japan Airlinea menjadi perusahaan dengan kurang dari 1 persen perusahaan terkemuka di Jepang yang dipimpin oleh perempuan.

    Baca Juga

    Kisah Lansia Memulung di Usia Senja untuk Menyambung Hidup

    “Saya tidak menganggap diri saya sebagai wanita pertama atau mantan pramugari pertama. Saya ingin bertindak sebagai individu jadi saya tidak berharap mendapat perhatian sebanyak ini,” katanya.

    “Tetapi saya menyadari masyarakat atau karyawan kami belum tentu melihat saya seperti itu,” tutur dia. 

    Baca Juga

    Kisah Sopir Bajaj Agus Rela Pindah Domisili dan KTP Jakarta demi Anak Dapat KJP

    Sebagai mantan pramugari, Tottori belajar langsung tentang pentingnya keselamatan penerbangan. Empat bulan setelah ia menjadi pramugari di tahun 1985, Japan Airlines terlibat dalam kecelakaan pesawat tunggal paling mematikan dalam sejarah penerbangan hingga menewaskan 520 orang di Gunung Osutaka. 

    Kini, Japan Airlinea menginginkan sepertiga posisi kepemimpinan di perusahaan-perusahaan besar diberikan kepada perempuan pada tahun 2030. Tottori berharap para perempuan lainnya meraih apa yang diharapkannya.

    “Ini bukan hanya tentang pola pikir para pemimpin perusahaan, namun penting juga bagi perempuan untuk memiliki kepercayaan diri. untuk menjadi seorang manajer,” ucapnya.

     "Saya berharap penunjukan saya akan mendorong perempuan lain untuk mencoba hal-hal yang sebelumnya mereka takuti,” ujar Tottori.


    Editor : Puti Aini Yasmin

    Komentar
    Additional JS