7 Dampak Kelebihan Vitamin C bagi Tubuh yang Harus Diketahui - Siloam hospital
7 Dampak Kelebihan Vitamin C bagi Tubuh yang Harus Diketahui

Vitamin C dikenal dengan beragam manfaat bagi kesehatan tubuh. Meski begitu, dampak kelebihan vitamin C juga harus diwaspadai. Pasalnya, mengonsumsi vitamin C melebihi batas maksimum harian dapat menimbulkan sejumlah efek samping.
Vitamin C adalah salah satu nutrisi yang berperan penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Selain itu, jenis vitamin ini juga bermanfaat meningkatkan fungsi otak. Namun, apa yang akan terjadi jika vitamin C dikonsumsi secara berlebihan?
Mari simak lebih jauh mengenai dampak kelebihan vitamin C bagi tubuh berikut ini.
Dampak Kelebihan Vitamin C bagi Kesehatan Tubuh
Mengingat bahwa tubuh tidak dapat memproduksi dan menyimpan vitamin C sendiri, maka setiap orang disarankan untuk mengonsumsi vitamin C secara rutin. Nutrisi ini bisa didapatkan melalui konsumsi sayur dan buah-buahan, seperti stroberi, jeruk, dan brokoli.
Namun, konsumsi vitamin C juga perlu diperhatikan agar tetap sesuai dengan kadar yang disarankan. Mengonsumsi vitamin C terlalu banyak justru dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan seperti penjelasan berikut ini.
1. Gangguan Pencernaan
Salah satu dampak kelebihan vitamin C adalah terjadinya gangguan pencernaan. Apabila kadar vitamin C berlebih yang disalurkan melalui usus terlalu banyak, maka kondisi ini dapat menimbulkan masalah pada sistem pencernaan. Adapun beberapa gejala gangguan pencernaan akibat kelebihan vitamin C adalah:
Mual dan muntah.
Nyeri perut.
Heartburn (panas dan perih pada perut bagian atas akibat gangguan asam lambung yang dipicu oleh vitamin C yang bersifat asam).
Perlu diketahui, gejala-gejala di atas lebih sering terjadi akibat terlalu banyak mengonsumsi vitamin C dalam bentuk suplemen. Biasanya, efek samping tersebut tidak terjadi dari mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C.
2. Memicu Terbentuknya Batu Ginjal
Dampak kelebihan vitamin C berikutnya adalah meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal. Perlu diketahui bahwa dalam kondisi normal, konsumsi vitamin C berlebihan biasanya tidak menimbulkan penumpukan di dalam tubuh, karena nantinya akan dikeluarkan bersama urine dalam bentuk senyawa oksalat.
Namun, dalam beberapa kasus, senyawa oksalat tersebut dapat mengikat mineral dan membentuk kristal, sehingga memicu terbentuknya batu ginjal. Bahkan, meski jarang terjadi, konsumsi vitamin C lebih dari 2000 mg per hari dapat meningkatkan risiko gagal ginjal.
3. Ketidakseimbangan Nutrisi
Terjadinya ketidakseimbangan nutrisi juga menjadi salah satu bahaya kelebihan vitamin C yang perlu diwaspadai. Pasalnya, overdosis vitamin C dapat menyebabkan penyerapan beberapa vitamin dan mineral, seperti vitamin B12 (kobalamin) dan mineral tembaga, menjadi terhambat, sehingga menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi terhadap vitamin dan mineral tertentu.
4. Kelebihan Zat Besi
Vitamin C memiliki peran penting dalam penyerapan zat besi. Jadi, jika tubuh mendapatkan asupan vitamin C yang berlebihan, maka tubuh akan menyerap zat besi lebih banyak, bahkan bisa melebihi batasnya.
Kelebihan zat besi di dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya hemokromatosis (penumpukan zat besi) yang bisa memicu gangguan pada jantung, hati, pankreas, kelenjar tiroid, dan sistem saraf pusat.
5. Menghambat Pengobatan Kanker
Jika dikonsumsi secara tepat, vitamin C sebenarnya dapat membantu mencegah tumbuhnya sel-sel kanker dalam tubuh. Sayangnya, jika dikonsumsi secara berlebihan oleh penderita kanker, jenis vitamin ini dapat menghambat proses pengobatan kanker.
Di samping itu, meski memiliki sifat antioksidan, vitamin C terkadang juga bisa berperan sebagai pro-oksidan yang berpotensi menyebabkan kerusakan oksidatif. Kondisi ini dapat menimbulkan kerusakan pada DNA atau kromosom dan berkontribusi terhadap perkembangan penyakit kanker. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan antara kelebihan vitamin C terhadap perkembangan kanker.
6. Memicu Masalah Kulit
Terlalu banyak konsumsi vitamin C juga diketahui dapat memicu permasalahan pada kulit, seperti munculnya ruam, iritasi, dan alergi. Kondisi ini perlu mendapatkan penanganan yang tepat agar tidak semakin parah.
7. Meningkatkan Risiko Diabetes
Meningkatkan risiko diabetes juga menjadi salah satu dampak kelebihan vitamin C yang perlu
diwaspadai. Pasalnya, kadar vitamin C yang berlebihan dalam darah dapat menurunkan kadar hormon insulin. Akibatnya, pengontrolan kadar gula dalam darah menjadi terganggu dan memicu gangguan terhadap metabolisme lemak, protein, dan karbohidrat.
Batas Konsumsi Vitamin C per Hari
Manfaat vitamin C bagi tubuh cukup beragam, mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh, membantu proses pemulihan penyakit, membantu proses pembentukan kolagen dan mengatasi peradangan kulit, hingga berperan sebagai antioksidan yang mencegah kerusakan sel tubuh.
Namun, untuk mendapatkan berbagai manfaat tersebut, vitamin C harus dikonsumsi sesuai dengan takaran yang disarankan dan tidak boleh berlebihan. Berikut adalah kebutuhan vitamin C harian berdasarkan Angka Kecukupan Gizi yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan.
1. Kebutuhan vitamin C harian bayi/anak-anak:
0–5 bulan: 40 mg
6–11 bulan: 50 mg
1–3 tahun: 40 mg
4–9 tahun: 45 mg
2. Kebutuhan vitamin C harian pria:
10–12 tahun: 50 mg
13–15 tahun: 75 mg
16–80 tahun ke atas: 90 mg
3. Kebutuhan vitamin C harian wanita:
10–12 tahun: 50 mg
13–15 tahun: 65 mg
16–80 tahun ke atas: 75 mg
Itulah penjelasan mengenai beberapa dampak kelebihan vitamin C bagi kesehatan tubuh yang penting untuk diketahui. Apabila Anda aktif mengonsumsi vitamin C dan merasakan sejumlah gangguan kesehatan di atas, jangan ragu untuk mengunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat dari dokter.
Untuk mendapatkan akses kesehatan lebih cepat, Anda dapat membuat janji temu dengan dokter terlebih dahulu melalui fitur Cari Dokter atau aplikasi MySiloam. Mari jaga kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!
