0
News
    Home Featured Pilihan Susu Tips & Tricks Tips & Trik

    Tak Hanya Susu, 11 Makanan Mengandung Kalsium yang Baik untuk Anak - Merdeka

    13 min read

     

    Tak Hanya Susu, 11 Makanan Mengandung Kalsium yang Baik untuk Anak

    Kalsium adalah mineral yang memiliki peran besar dalam pembentukan tulang, fungsi otot, sel, dan saraf dalam tubuh manusia.

     makanan tinggi kalsium

    Ketika kita berbicara tentang kalsium, pikiran kita seringkali langsung tertuju pada produk susu. Padahal, masih ada banyak makanan lain yang dapat menjadi sumber kalsium yang baik untuk tubuh, terutama untuk anak-anak. Mari kita bahas berbagai makanan dan minuman yang mengandung kalsium yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.

    Tak Hanya Susu, 11 Makanan Mengandung Kalsium yang Baik untuk Anak

    Pentingnya Kalsium untuk Kesehatan Tubuh

    Sebelum membahas makanan yang mengandung kalsium, penting untuk mengetahui mengapa kalsium begitu penting untuk kesehatan tubuh. 

    Kalsium adalah mineral yang memiliki peran besar dalam pembentukan tulang, fungsi otot, sel, dan saraf dalam tubuh manusia. Kekurangan kalsium dapat berdampak negatif terutama pada pertumbuhan anak-anak.

    Sumber Kalsium yang Beragam

    Ternyata, ikan sarden memiliki kandungan kalsium yang tinggi, terutama pada tulangnya. Jadi, saat mengonsumsi sarden kaleng, pastikan untuk tidak membuang tulangnya. Sebagai contoh, hampir 100 gram sarden kaleng dapat memenuhi sekitar 35% dari kebutuhan kalsium harian.

    1. Ikan Sarden: Kalsium di Dalam Tulang

    2. Ikan Teri: Kalsium dalam Tulang Ikan

    Selain sarden, ikan teri juga merupakan sumber kalsium yang baik. Kalsium yang terdapat dalam tulang ikan teri memberikan kontribusi positif pada asupan kalsium tubuh.

    Bayam, dikenal sebagai makanan "Popeye," mengandung sekitar 130 miligram kalsium dalam setengah gelas. Selain kalsium, bayam juga menyediakan zat besi, vitamin A, dan vitamin C.

    3. Bayam: Kalsium untuk Tulang Kuat

    4. Selada: Kalsium dalam Makanan Ringan

    Selada, sering dijumpai dalam salad atau sebagai hiasan makanan, tidak hanya menyegarkan tetapi juga mengandung kalsium. Dalam 50 gram selada, Anda bisa mendapatkan sekitar 19 miligram kalsium.

    Kale, sayuran berdaun hijau lainnya, memiliki kandungan kalsium mencapai 179 miligram per 128 gram. Selain itu, kale juga mengandung vitamin A, vitamin C, dan vitamin K.

    5. Kale: Sayuran Berdaun Hijau Penuh Kalsium

    6. Brokoli: Sayuran Hijau yang Kaya Kalsium

    Tidak hanya sumber hewani, kalsium juga dapat ditemukan dalam sayuran hijau seperti brokoli. Dalam satu cangkir brokoli, terdapat sekitar 60 miligram kalsium, serta bonus vitamin C.

    7. Edamame: Sumber Kalsium dari Kacang Kedelai

    Edamame, olahan dari kacang kedelai, dapat menjadi alternatif bagi yang tidak mengonsumsi produk susu. Porsi edamame sebanyak 155 gram dapat memberikan 10% dari kebutuhan kalsium harian.

    8. Tahu: Sumber Protein dan Kalsium untuk Vegetarian

    Tahu, olahan dari kacang kedelai, mengandung 126 miligram kalsium per 120 gram. Tahu juga merupakan sumber protein yang baik, terutama bagi vegetarian atau yang memiliki intoleransi laktosa.

    9. Kacang Almon: Tinggi Kalsium dan Nutrisi Lainnya

    Kacang almon, kacang yang kaya nutrisi, mengandung 246 miligram kalsium dalam satu cangkir. Selain kalsium, kacang almon juga menyediakan protein, vitamin E, dan kalium.

    Bagi yang tidak dapat mengonsumsi susu hewani, susu kedelai bisa menjadi pilihan. Susu kedelai yang difortifikasi dapat memberikan hingga 340 miligram kalsium dalam satu cangkir.

    10. Susu Kedelai: Pengganti Susu Hewani

    Meskipun jeruk memiliki sedikit kalsium, jus jeruk yang difortifikasi dapat menjadi sumber tambahan kalsium. Namun, perlu diingat untuk tidak mengonsumsi secara berlebihan karena beberapa produk mengandung gula tambahan.

    11. Jus Jeruk: Pilihan yang Menyegarkan

    Dengan menambahkan berbagai makanan ini dalam pola makan sehari-hari, Anda dapat memastikan bahwa anak-anak mendapatkan asupan kalsium yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka.

    Sebagai pengganti suplemen kalsium, makanan-makanan tersebut juga membawa manfaat tambahan berupa vitamin dan mineral lainnya.

    Tetaplah memperhatikan takaran yang tepat dan konsultasikan kebutuhan nutrisi anak kepada ahli gizi untuk memastikan pertumbuhan yang optimal. 

    Ingatlah, variasi adalah kunci untuk mencapai asupan kalsium yang seimbang dan menyenangkan.

    Artikel ini ditulis oleh

    Editor Titah Mranani

    Sayuran Tinggi Kalsium yang Wajib Dikonsumsi, Baik untuk Perkuat Tulang

    Meskipun produk susu sering dianggap sebagai sumber utama kalsium, ada banyak sayuran berkalsium tinggi yang dapat membantu memenuhi kebutuhan kalsium kita.

    Makanan yang Bisa Melemahkan Tulang, Segera Batasi Asupannya

    Makanan yang bisa melemahkan tulang adalah makanan yang mengandung zat-zat yang dapat mengurangi kalsium, vitamin D, atau mineral lainnya.

    8 Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Santan pada Makanan dan Minuman

    Kandungan santan yang ada di dalam makanan dan minuman bisa memiliki dampak kesehatan bagi tubuh kita.

    11 Cara Menambah Nafsu Makan Anak Secara Alami, Bisa Diterapkan Orang Tua

    Sebagian orang tua mungkin pernah merasakan anak susah makan. Bahkan permasalahan itu masih dirasakannya hingga saat ini.

    Efek Samping Makan Duku Terlalu Banyak, Bisa Menyebabkan Kadar Kalium Terganggu

    Seperti halnya aturan makan, duku harus dikonsumsi dengan bijak dan tidak berlebihan. Jika tidak, maka efek samping duku bisa muncul menyerang tubuh.

    8 Buah untuk Cerdaskan Otak Anak, Tinggi Nutrisi untuk Perkembangan

    Salah satu cara yang untuk mendukung kesehatan otak anak melalui konsumsi buah-buahan yang kaya akan nutrisi penting.

    Manfaat Pisang Ambon bagi Kesehatan Tubuh, Sumber Folat yang Baik untuk Ibu Hamil

    Selain memiliki rasa manis, pisang ambon punya segudang nutrisi yang akan menunjang kesehatan tubuh.

    10 Makanan Tinggi Serat yang Baik untuk Anak Balita, Ini Rekomendasinya

    Mengonsumsi makanan kaya serat penting untuk membangun fondasi kesehatan yang kokoh bagi anak.

    Komentar
    Additional JS