0
News
    Home Aritmia Featured Jantung Berdebar Kesehatan Pilihan

    Pernahkah Jantung Berdebar Kencang Saat Olahraga? Waspada Aritmia! - Kalteng co

    3 min read

     

    Pernahkah Jantung Berdebar Kencang Saat Olahraga? Waspada Aritmia!

    bangtur4 jam ago
    Gangguan aritmia tak lantas menghentikan kebiasaan olahragamu. Justru, olahraga yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan kualitas hidupmu. (Pixabay)

    KALTENG.CO-Banyak kasus orang yang sedang semangat-semangatnya berolahraga tetiba terjatuh akibat terkena serangan jantung. Sebelum itu terjadi sebenarnya gejala-gejalanya bisa dideteksi.

    Di antara gejalanya adalah  jatung berdebar kencang dan tidak beraturan saat berolahraga. Hati-hati, bisa jadi Anda mengalami aritmia atau gangguan irama jantung.

    Kabar baiknya, aritmia bukan berarti Anda harus berhenti berolahraga. Justru, olahraga yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

    https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

    Bagaimana berolahraga yang aman bagi penderita aritmia?

    Menurut dr. Rerdin Julario, Sp.JP(K), Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Aritmia di Mayapada Hospital Surabaya, penting untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung sebelum memulai program olahraga.

    Dokter akan menilai jenis dan tingkat keparahan aritmia Anda, serta memberikan saran olahraga yang sesuai.

    Berikut tips olahraga aman untuk penderita aritmia:

    • Pilihlah olahraga aerobik intensitas rendah hingga sedang, seperti berjalan kaki, berenang, bersepeda, yoga, dan tai chi.
    • Mulailah dengan perlahan dan tingkatkan intensitas secara bertahap.
    • Dengarkan sinyal tubuh Anda. Istirahatlah jika merasa lelah.
    • Gunakan alat pemantau detak jantung untuk memastikan Anda berolahraga pada zona detak jantung yang aman.
    • Segera hentikan olahraga dan hubungi dokter jika Anda merasa tidak nyaman, seperti:
      • Berdebar-debar di dada
      • Denyut jantung tidak teratur atau sangat cepat/lambat
      • Pusing atau pingsan
      • Sesak napas
      • Nyeri dada

    Pengobatan aritmia

    Pengobatan aritmia tergantung pada jenis dan keparahan kondisinya, serta gejala yang dialami pasien. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah Ablasi Jantung.

    Ablasi Jantung adalah prosedur medis minimal invasif yang menggunakan kateter untuk menghancurkan atau menghilangkan bagian yang menyebabkan aritmia. (*/tur)

    Komentar
    Additional JS