Bingung Cara Mengatasi Anemia? Ini 10 Buah yang Dapat Mengatasi Anemia, Cek Penjelasannya - Radar Jabar
Bingung Cara Mengatasi Anemia? Ini 10 Buah yang Dapat Mengatasi Anemia, Cek Penjelasannya

Editor: Ismi Susi Widari|
Sabtu 27-07-2024,13:10 WIBIlustrasi--Sumber gambar: freepik.com
RADAR JABAR - Anemia adalah kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah sehat atau hemoglobin yang cukup.
Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Tanpa jumlah hemoglobin yang cukup, tubuh tidak bisa mendapatkan oksigen yang cukup, yang dapat menyebabkan kelelahan, lemah, dan gejala lainnya.
Salah satu cara alami untuk membantu mengatasi anemia adalah dengan mengonsumsi buah-buahan yang kaya akan zat besi, vitamin C, dan nutrisi lainnya yang mendukung produksi sel darah merah.
Berikut adalah 10 buah yang dapat membantu mengatasi anemia:
1. Buah Delima
Delima adalah salah satu buah yang paling dikenal karena manfaatnya dalam meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Buah ini kaya akan zat besi, vitamin A, vitamin C, dan vitamin E. Zat besi dalam delima membantu meningkatkan jumlah sel darah merah, sementara vitamin C membantu penyerapan zat besi. Mengonsumsi delima secara teratur dapat membantu meningkatkan energi dan mengurangi gejala anemia.
2. Kurma
Kurma adalah sumber zat besi yang sangat baik dan telah lama digunakan sebagai makanan untuk meningkatkan kadar hemoglobin. Selain zat besi, kurma juga mengandung vitamin C yang membantu penyerapan zat besi. Kurma dapat dikonsumsi sebagai camilan sehat atau ditambahkan ke dalam berbagai hidangan untuk meningkatkan asupan nutrisi.
3. Apel
Apel adalah buah yang kaya akan zat besi dan juga mengandung vitamin C. Mengonsumsi apel setiap hari dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dan mengurangi gejala anemia. Apel juga mengandung serat yang baik untuk pencernaan, yang dapat membantu tubuh menyerap zat besi dengan lebih efektif.
BACA JUGA: Anemia: Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
4. Pisang
Pisang adalah buah yang kaya akan zat besi dan juga mengandung asam folat, vitamin B6, dan vitamin C. Nutrisi ini penting untuk produksi dan kesehatan sel darah merah. Pisang juga memberikan energi tambahan yang dapat membantu mengurangi kelelahan yang sering dialami oleh penderita anemia.
5. Stroberi
Stroberi mengandung zat besi dan vitamin C dalam jumlah yang cukup tinggi. Vitamin C dalam stroberi membantu meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan lain. Mengonsumsi stroberi sebagai camilan atau ditambahkan ke dalam salad buah dapat menjadi cara yang lezat untuk meningkatkan kadar hemoglobin.
6. Jeruk
Jeruk adalah sumber vitamin C yang sangat baik, yang penting untuk penyerapan zat besi non-heme (zat besi dari sumber nabati). Mengonsumsi jeruk atau jus jeruk bersama dengan makanan yang mengandung zat besi dapat membantu tubuh menyerap lebih banyak zat besi. Ini menjadikan jeruk sebagai buah yang penting untuk diet penderita anemia.
7. Mangga
Mangga kaya akan zat besi dan vitamin C, yang keduanya penting untuk mengatasi anemia. Mangga dapat dikonsumsi langsung sebagai buah segar atau ditambahkan ke dalam smoothie dan salad. Kombinasi zat besi dan vitamin C dalam mangga membantu meningkatkan penyerapan zat besi dan produksi sel darah merah.
8. Jambu Biji
Sumber:
Jambu biji adalah salah satu buah yang memiliki kandungan vitamin C tertinggi. Vitamin C sangat penting untuk penyerapan zat besi. Mengonsumsi jambu biji dapat membantu tubuh menyerap lebih banyak zat besi dari makanan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kadar hemoglobin.
BACA JUGA: Ketahui Penyebab dan Gejala Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Menyerang Babe Cabita
9. Anggur
Anggur adalah sumber zat besi yang baik dan juga mengandung vitamin C. Mengonsumsi anggur secara teratur dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Anggur dapat dinikmati sebagai camilan sehat atau ditambahkan ke dalam salad buah untuk variasi.
10. Kiwi
Kiwi adalah buah yang kaya akan vitamin C dan juga mengandung sejumlah kecil zat besi. Vitamin C dalam kiwi membantu meningkatkan penyerapan zat besi, sehingga mengonsumsi kiwi dapat membantu mengatasi anemia. Kiwi dapat dimakan langsung atau ditambahkan ke dalam smoothie dan salad.
Penting untuk memahami bagaimana buah-buahan ini membantu mengatasi anemia. Zat besi adalah komponen utama dari hemoglobin, dan kekurangan zat besi adalah penyebab umum anemia. Vitamin C membantu meningkatkan penyerapan zat besi non-heme dari makanan nabati.
Oleh karena itu, mengonsumsi buah-buahan yang kaya akan zat besi dan vitamin C dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah dan mengurangi gejala anemia.
Selain zat besi dan vitamin C, beberapa buah juga mengandung folat dan vitamin B6, yang penting untuk produksi sel darah merah. Folat membantu dalam pembentukan sel darah merah yang sehat, sementara vitamin B6 berperan dalam produksi hemoglobin.
Mengatasi anemia dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang tepat, termasuk buah-buahan yang kaya akan zat besi dan vitamin C. Buah-buahan seperti delima, kurma, apel, pisang, stroberi, jeruk, mangga, jambu biji, anggur, dan kiwi dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dan mengurangi gejala anemia.
Mengombinasikan buah-buahan ini dengan makanan sumber zat besi lainnya serta menghindari faktor yang menghambat penyerapan zat besi dapat membantu mengatasi anemia secara efektif.
Dengan pola makan yang sehat dan seimbang, anemia dapat dikelola dengan baik, memberikan tubuh energi dan vitalitas yang diperlukan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Sumber: