0
News
    Home AC Featured Spesial Tips & Tricks

    7 Rahasia Rumah Sejuk Tanpa AC yang Jarang Diketahui - Tirto

    12 min read

      

    7 Rahasia Rumah Sejuk Tanpa AC yang Jarang Diketahui

    Berikut adalah tujuh cara yang efektif dan praktis untuk membuat rumah lebih sejuk tanpa menggunakan AC.

    Krem dan Hijau Zaitun -- Hangat dan Menyatu dengan Alam/Kombinasi Warna Cat Rumah Kecil agar Tampak Luas (Sumber: gemini.com)
    Krem dan Hijau Zaitun -- Hangat dan Menyatu dengan Alam/Kombinasi Warna Cat Rumah Kecil agar Tampak Luas (Sumber: gemini.com) (© 2026 Liputan6.com)

    Di tengah cuaca tropis Indonesia yang sering kali terik, menjaga suhu rumah agar tetap sejuk menjadi prioritas bagi banyak keluarga. Meskipun pendingin ruangan atau AC dapat memberikan kenyamanan yang cepat, penggunaan alat tersebut sering kali disertai dengan tagihan listrik yang membengkak dan dampak negatif bagi lingkungan.

    Beruntung, terdapat berbagai metode alami dan hemat energi yang dapat digunakan untuk mendinginkan rumah Anda. Di artikel ini akan dibahas tujuh cara efektif yang dapat membantu Anda menciptakan suasana hunian yang lebih sejuk tanpa harus bergantung pada AC.

    Mulai dari meningkatkan sirkulasi udara hingga memilih material yang sesuai, tips-tips ini dirancang agar mudah dipahami dan diterapkan, sehingga Anda dapat merasakan kenyamanan maksimal dengan cara yang lebih berkelanjutan. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Senin (5/1/2026).

    1. Sistem Ventilasi Alami atau Silang

    Desain Kanopi & Overstek Lebar yang Cerdas. Foto: Gemini
    Desain Kanopi & Overstek Lebar yang Cerdas. Foto: Gemini © 2026 Liputan6.com

    Ventilasi alami adalah elemen penting untuk memastikan sirkulasi udara yang baik di dalam rumah, terutama di negara dengan iklim tropis. Sistem ini berfungsi untuk membiarkan udara segar masuk dan mengeluarkan udara panas dengan cara yang efisien, sehingga menciptakan suasana yang lebih nyaman.

    Salah satu cara yang paling efektif adalah dengan menggunakan ventilasi silang atau cross ventilation, yang melibatkan dua bukaan, seperti jendela atau pintu, yang saling berhadapan di dalam ruangan.

    Penerapan metode ventilasi silang ini dapat menurunkan suhu di dalam rumah hingga 2-3°C, terutama pada rumah yang lebih kecil dengan sirkulasi udara yang terbatas. Selain memberikan efek pendinginan, ventilasi yang baik juga sangat penting untuk mengontrol tingkat kelembaban, mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri, serta mengurangi risiko overheating.

    2. Tirai dan Gorden

    Menutup tirai dan gorden pada siang hari, khususnya saat matahari bersinar dengan terik, merupakan tindakan yang sederhana tetapi sangat efektif untuk menghalangi sinar matahari langsung. Disarankan untuk menggunakan gorden yang tebal dan memiliki lapisan isolasi atau gorden blackout yang dapat secara signifikan mengurangi panas yang masuk ke dalam ruangan.

    Warna cerah pada gorden atau tirai juga sangat dianjurkan karena kemampuannya dalam memantulkan cahaya matahari, sehingga dapat membantu menjaga suhu ruangan tetap sejuk. Sebagai contoh, gorden awning dapat mengurangi perolehan panas dari sinar matahari hingga 65% pada jendela yang menghadap ke selatan dan 77% pada jendela yang menghadap ke barat.

    Selain itu, gorden drape yang terbuat dari bahan akrilik pada lipatannya juga terbukti efektif dalam menghalangi sinar matahari yang masuk.

    3. Pohon dan Tanaman

    Desain Kanopi & Overstek Lebar yang Cerdas. Foto: Gemini
    Desain Kanopi & Overstek Lebar yang Cerdas. Foto: Gemini © 2026 Liputan6.com

    Tanaman hijau memiliki kemampuan untuk menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen, sehingga membuat udara di sekitar rumah menjadi lebih segar dan nyaman. Oleh karena itu, penting untuk memilih jenis pohon yang rimbun dan memiliki tajuk lebar guna memberikan keteduhan yang maksimal.

    Beberapa pilihan pohon peneduh yang direkomendasikan antara lain:

    1. Pohon Mangga: Dikenal luas karena buahnya yang lezat serta kemampuannya untuk melindungi rumah dari sinar matahari yang terik.
    2. Pohon Cemara: Sangat efektif dalam mengalirkan suhu udara agar terasa sejuk, mudah dalam perawatannya, dan daunnya tidak mudah rontok.
    3. Pohon Tabebuya: Memiliki bunga yang sangat indah dan akar tunggang yang aman untuk ditanam dekat bangunan.
    4. Pohon Ketapang Kencana: Dikenal dengan tajuknya yang lebar dan tampak estetis, sangat ideal sebagai peneduh.
    5. Pohon Tanjung: Memiliki daun yang rimbun dan akar yang tidak merusak struktur bangunan, sering ditemukan di taman kota.
    6. Pohon Pucuk Merah: Memiliki daun berwarna kemerahan dan sistem akar yang aman, sehingga cocok untuk ditanam di dekat bangunan.

    4. Pilih Warna Cat Dinding yang Cerah

    Warna-warna yang lebih cerah cenderung memantulkan panas, sedangkan warna yang lebih gelap justru menyerapnya. Agar rumah tetap terasa sejuk, sebaiknya pilih warna-warna cerah seperti putih, krem, pastel, atau biru lembut.

    1. Contohnya, warna putih dapat memantulkan sinar UV dengan baik serta memberikan kesan yang bersih, luas, dan cerah.
    2. Krem atau beige juga efektif dalam memantulkan cahaya dan menciptakan suasana yang sejuk.
    3. Biru muda memberikan nuansa yang tenang dan sejuk, sedangkan hijau pastel tidak hanya memberikan efek dingin tetapi juga menyegarkan pandangan.
    4. Warna kuning muda dan lavender (ungu muda) juga termasuk dalam kategori warna cerah yang tidak banyak menyerap panas, sehingga membuat rumah terasa lebih nyaman.

    5. Insulasi Atap (Peredam Panas)

    Desain Kanopi & Overstek Lebar yang Cerdas. Foto: Gemini
    Desain Kanopi & Overstek Lebar yang Cerdas. Foto: Gemini © 2026 Liputan6.com

    Peredam panas atap yang terbaik merupakan solusi yang sangat efektif untuk meningkatkan kenyamanan hunian, terutama ketika suhu di luar sangat panas. Terdapat berbagai macam peredam panas atap yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

    1. Aluminium Foil: Memiliki kemampuan luar biasa dalam memantulkan panas matahari hingga 95% serta menghalau sinar UV. Material ini juga ringan dan mudah dipasang, sehingga sangat cocok untuk digunakan pada atap logam.
    2. Bubble Aluminium Foil: Terbuat dari polyethylene aluminium foil yang ada di kedua sisi, material ini mampu menahan panas dengan baik dan membantu menjaga suhu ruangan tetap sejuk.
    3. Styrofoam (EPS -- Expanded Polystyrene System): Efektif dalam menahan panas pada atap seng, meskipun kurang direkomendasikan untuk atap metal karena kekuatannya yang terbatas.
    4. Polyurethane Foam: Berbentuk busa dan sangat efisien dalam menjaga suhu ruangan tetap stabil. Bahan ini dapat diaplikasikan pada berbagai jenis atap seperti metal, seng, tanah liat, dan beton.
    5. Glasswool: Terbuat dari PET, material ini tidak hanya berfungsi untuk meredam panas, tetapi juga suara, sehingga memberikan kenyamanan lebih pada hunian.

    6. Kipas Angin

    Anda dapat menempatkan kipas angin menghadap jendela yang terbuka untuk membantu mengeluarkan udara panas dan menarik udara segar dari luar. Disarankan juga untuk menggunakan dua kipas angin, di mana satu diletakkan dekat jendela untuk mengeluarkan udara panas dan yang lainnya di sisi berlawanan untuk mendorong udara dingin masuk ke dalam ruangan.

    Untuk mendapatkan sensasi yang lebih sejuk, Anda bisa meletakkan semangkuk es batu atau wadah berisi air dingin di depan kipas angin. Angin yang dihasilkan oleh kipas akan membawa udara dingin dari es tersebut. Jika Anda memiliki kipas plafon, aturlah agar berputar berlawanan arah jarum jam, sehingga dapat mendorong udara dingin ke bawah dan menciptakan suasana yang lebih nyaman.

    7. Matikan Sumber Panas dan Pilih Material Lantai

    Desain Kanopi & Overstek Lebar yang Cerdas. Foto: Gemini
    Desain Kanopi & Overstek Lebar yang Cerdas. Foto: Gemini © 2026 Liputan6.com

    Banyak peralatan elektronik seperti lampu pijar, komputer, dan televisi dapat menghasilkan panas yang membuat suasana ruangan menjadi lebih gerah. Oleh karena itu, penting untuk mematikan perangkat yang tidak digunakan dan mengganti lampu pijar dengan lampu LED yang lebih efisien, karena lampu LED tidak hanya hemat energi tetapi juga menghasilkan lebih sedikit panas.

    Kelembaban yang tinggi juga berkontribusi pada rasa panas dan pengap di dalam rumah. Penggunaan dehumidifier dapat sangat membantu dalam mengatur tingkat kelembaban udara. Selain itu, pemilihan material lantai yang tidak cepat menyerap panas, seperti keramik atau ubin, sangat dianjurkan untuk menjaga suhu ruangan tetap sejuk.

    Selain itu, menjirus atau menyiram air di area luar rumah, seperti halaman atau serambi, pada sore hari bisa menjadi cara yang efektif untuk menyerap dan mengurangi panas yang terakumulasi sepanjang hari. Dengan langkah-langkah ini, kenyamanan di dalam rumah dapat ditingkatkan secara signifikan.

    Pertanyaan dan Jawaban

    1. Bagaimana cara kerja ventilasi silang untuk mendinginkan rumah?

    Ventilasi silang berfungsi dengan cara menempatkan dua bukaan, seperti jendela atau pintu, yang saling berhadapan. Hal ini menciptakan perbedaan tekanan yang memungkinkan udara segar masuk dari satu sisi dan udara panas keluar dari sisi lainnya, sehingga dapat menurunkan suhu ruangan hingga 2-3°C.

    2. Warna cat apa yang paling efektif untuk membuat rumah lebih sejuk?

    Warna-warna terang seperti putih, krem, pastel, biru muda, hijau pastel, kuning muda, dan lavender sangat efektif dalam menciptakan suasana sejuk. Hal ini disebabkan karena warna-warna tersebut mampu memantulkan panas matahari, sedangkan warna gelap cenderung menyerap panas, yang dapat membuat ruangan terasa lebih panas.

    3. Apa saja jenis peredam panas atap yang direkomendasikan?

    Jenis peredam panas atap yang disarankan mencakup Aluminium Foil, Bubble Aluminium Foil, Styrofoam, Polyurethane Foam, dan Glasswool. Masing-masing jenis ini efektif dalam memantulkan atau menahan panas matahari, sehingga dapat membantu menjaga suhu di dalam rumah tetap nyaman.

    4. Bagaimana cara memaksimalkan penggunaan kipas angin agar ruangan lebih dingin?

    Untuk memaksimalkan kipas angin, letakkan kipas menghadap jendela agar dapat menarik udara segar dari luar. Selain itu, menggunakan dua kipas secara strategis, meletakkan es batu di depan kipas, mengatur putaran kipas plafon berlawanan arah jarum jam, serta memanfaatkan kipas pada malam hari ketika suhu luar lebih rendah juga dapat membantu menciptakan suasana yang lebih dingin.

    Jenderal Geram Sentil Perwira Polisi: Masyarakat Jengkel Karena Sering Dibohongi!

    Berita Terbaru
    Komentar
    Additional JS