Kulit Jambu Biji Bagusnya Dimakan atau Dibuang? Ini Kata Ahli Gizi - detik
Kulit Jambu Biji Bagusnya Dimakan atau Dibuang? Ini Kata Ahli Gizi
Makan jambu biji pakai kulit atau dikupas sering jadi perdebatan. Ahli gizi mengungkap mana yang lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi.
Jambu biji dikenal sebagai buah tropis yang segar dan kaya nutrisi. Namun, masih banyak yang bingung cara terbaik menikmatinya.
Sebagian orang memilih mengupas kulit jambu sebelum makan. Ada juga yang memakannya utuh tanpa dikupas.
Pertanyaannya, mana yang lebih sehat untuk tubuh? Jawabannya ternyata bergantung pada kondisi kesehatan masing-masing.
Ahli gizi pun membagikan fakta menarik soal makan jambu dengan atau tanpa kulit. Dikutip dari Food NDTV (7/1/26), berikut penjelasannya:
1. Makan Jambu Biji Pakai Kulit atau Tidak?

Jambu biji dikenal sebagai buah super kaya nutrisi dan mudah diolah. Namun, cara mengonsumsinya ternyata memengaruhi manfaat kesehatan.
Banyak orang ragu makan jambu dengan kulit karena teksturnya. Padahal, bagian kulit menyimpan zat gizi penting.
Ahli gizi asal India, Deepsikha Jain membagikan penjelasannya lewat media sosial. Ia menegaskan, pilihan ini perlu disesuaikan kondisi tubuh.
2. Manfaat Makan Jambu Biji dengan Kulit
Menurut ahli gizi, kulit jambu mengandung vitamin C, kalium, dan zinc. Nutrisi ini bermanfaat untuk kesehatan kulit dan daya tahan tubuh.
Kandungan antioksidannya juga lebih tinggi jika dimakan utuh. Ini membantu melawan radikal bebas dan penuaan dini.
Namun, jambu sebaiknya dicuci bersih sebelum dikonsumsi. Residu pestisida bisa menempel pada kulit buah.
3. Siapa yang Sebaiknya Hindari Kulit Jambu?

Bagi penderita kolesterol tinggi, makan jambu dengan kulit sebaiknya dihindari. Kulitnya dapat memengaruhi profil lipid tubuh.
Hal serupa berlaku untuk penderita diabetes. Konsumsi jambu dengan kulit bisa memicu lonjakan gula darah.
Untuk kondisi ini, jambu tanpa kulit lebih aman dikonsumsi. Rasanya tetap segar dengan risiko kesehatan lebih kecil.
4. Jambu Biji untuk Pencernaan dan Imunitas
Jambu biji kaya serat yang membantu pencernaan dan mencegah sembelit. Konsumsi rutinnya mendukung kesehatan usus.
Buah ini juga terkenal tinggi vitamin C, bahkan melebihi jeruk. Satu buah jambu bisa memenuhi kebutuhan harian vitamin C.
Vitamin C berperan penting menjaga daya tahan tubuh. Konsumsi jambu rutin bantu tubuh lebih kebal infeksi.
5. Manfaat Jambu untuk Jantung dan Kulit

Antioksidan seperti likopen dan vitamin A bantu menjaga kesehatan kulit. Kulit tampak lebih cerah dan teksturnya membaik.
Kandungan kalium dan magnesium mendukung tekanan darah tetap stabil. Ini penting untuk kesehatan jantung jangka panjang.
Studi juga menunjukkan konsumsi jambu rutin bantu perbaiki profil kolesterol. Jambu pun jadi pilihan buah ramah jantung.