0
News
    Home Featured Spesial Tips & Tricks Ular

    Tak Langsung Mati, Berapa Lama Ular Bisa Hidup Setelah Kepala Terpenggal? - PAGE ALL : Okezone Women

    3 min read

      

    Tak Langsung Mati, Berapa Lama Ular Bisa Hidup Setelah Kepala Terpenggal? - PAGE ALL : Okezone Women

    Ular King Kobra (Foto: Unsplash/Sippakorn Yamkasikorn)
    Baca Juga :
    https://img.inews.co.id/media/750/files/inews_new/2025/12/31/Inara_Rusli_1.jpg

    UMUMNYA, hewan akan mengalami kematian setelah kepalanya terpenggal. Hal ini karena seluruh sel akan mati secara sekaligus dan tidak ada oksigen sehingga tidak mungkin hewan akan dapat bertahan hidup.

    Namun kematian seketika setelah kepala dipenggal rupanya hanya terjadi pada hewan-hewan berdarah panas seperti mamalia dan juga burung. Akan tetapi tidak berlaku pada hewan-hewan berdarah dingin seperti ular.

    Saat kepalanya dipenggal atau terpotong, ular masih dapat bertahan hidup dalam jangka waktu tertentu.

    BACA JUGA:

    Melansir Gizmodo, Senin (19/2/2024) ular masih bisa hidup selama sekitar satu jam atau lebih setelah kepalanya putus.

    Hal ini bisa terjadi karena proses metabolisme tubuh ular berjalan dengan lambat. Dengan begitu, organ-organ internal ular masih bisa bertahan cukup lama kendati kepalanya terpenggal.

    Ular Kobra

    (Foto: Freepik)

    Pada kondisi seperti itu, ular akan terus bergerak semampu yang mereka bisa. Mata mereka juga akan bergerak dengan pupil yang berkontraksi terhadap terang dan gelap. Dan juga, ular akan akan menjentikkan lidah untuk menguji aroma di udara.

    BACA JUGA:

    Dengan sisa-sisa kehidupan yang ada, ular yang kepalanya terpenggal kerap kali bergerak dan menyerang objek di dekatnya. Mengutip Reptil Knowledge, ular diketahui masih bisa menggigit meski kepala sudah terpisah dari tubuhnya.

    Aksi itu merupakan bentuk refleks dan upaya balas dendam terakhir terhadap pembunuhnya.

    Dalam hal tingkat bahaya, gigitan ular hidup dengan ular sekarat yang telah dipenggal kepalanya juga tidak ada bedanya. Keduanya sama-sama mematikan.

    Dalam buku berjudul Reptiles: Misunderstood, Mistreated and Mass-Marketed karya Clifford Warwick yang terbit pada tahun 1990 dijelaskan bahwa gerakan menggeliat tubuh ular saat kepalanya dipenggal adalah bentuk refleksif yang sama dengan yang terjadi pada ekor kadal ataupun cicak saat mereka memutuskan ekor mereka (autotomi).

    Ular Kobra

    (Foto: Freepik)

    Namun perlu diketahui, saat kepala ular dipenggal, mereka akan merasakan sakit yang luar biasa meskipun masih bisa bergerak. Setelah seluruh selnya mati sempurna, barulah ular akan mati.

    (Rizka Diputra)

    Komentar
    Additional JS