4 Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Pasar Gede Solo : Hunting Foto hingga Nikmati Kuliner Legendaris - Tribunsolo
4 Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Pasar Gede Solo : Hunting Foto hingga Nikmati Kuliner Legendaris - Tribunsolo.com
Ringkasan Berita:
- Pasar Gede Solo, ikon budaya dan kuliner Kota Solo sejak 1930, menyajikan kuliner khas seperti nasi liwet, tahok, dan es dawet telasih, plus makanan kekinian.
- Wisata belanja di pasar ini lengkap dari sembako hingga oleh-oleh khas Solo seperti batik, kerajinan, dan kue tradisional.
- Nikmati foto dengan arsitektur kolonial, festival budaya, lampion Imlek, dan bunga Tabebuya sebagai latar Instagramable.
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kota Solo, Jawa Tengah, memiliki banyak ikon wisata bersejarah, salah satunya adalah Pasar Gede Hardjonagoro, atau Pasar Gede Solo.
Pasar Gede bisa dibilang merupakan ikon budaya dan kuliner di Kota Solo.
Pasar ini dibangun pada tahun 1930 oleh arsitek Belanda Thomas Karsten.
Baca juga: 5 Rekomendasi Tempat Makan Legendaris di Klaten Jateng, Cocok Buat Kulineran Akhir Pekan
Dia memadukan arsitektur Eropa dan Jawa yang masih terjaga hingga kini
Terletak di Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Jebres, Solo, pasar ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.
Berikut beberapa aktivitas seru yang bisa dilakukan di Pasar Gede Solo:
1. Kulineran

Pagi hari adalah waktu terbaik untuk mencicipi kuliner khas Solo.
Beberapa hidangan yang wajib dicoba antara lain:
- Nasi liwet: Disajikan dalam pincuk daun pisang dengan suwiran ayam kampung, sayur labu siam, dan telur pindang, harga mulai Rp 9.000.
- Tahok: Kembang tahu hangat dengan kuah jahe manis, cocok untuk sarapan.
- Es dawet telasih: Minuman segar dari cendol, tape ketan, biji selasih, dan santan, harganya sekitar Rp 12.000.
Selain kuliner tradisional, beberapa warung juga menyajikan makanan kekinian seperti dimsum atau Western food.
Baca juga: 5 Rekomendasi Wisata Candi di Karanganyar Jateng : Cocok untuk Tenangkan Diri Sambil Belajar Sejarah
2. Belanja kebutuhan dan oleh-oleh khas Solo
Pasar Gede bukan hanya tempat kuliner, tetapi juga pusat belanja kebutuhan sehari-hari, mulai dari sembako hingga produk herbal.
Wisatawan juga bisa berburu oleh-oleh khas Solo, seperti batik, kerajinan tangan, kue kering, dodol, dan jamu.
Harganya beragam, sehingga bisa disesuaikan dengan bujet.
3. Hunting foto dengan arsitektur klasik

Pasar Gede mempertahankan gaya kolonial dengan sentuhan Jawa yang kental.
Spot foto favorit wisatawan termasuk gerbang utama, interior lorong pasar, dan tangga menuju lantai 2.
Foto-foto di sini cocok untuk Instagram karena nuansa klasik dan estetik.
Baca juga: Asal-usul Candi Planggatan di Karanganyar : Peninggalan Kerajaan Majapahit, Jejak Prabu Brawijaya V
3. Menikmati suasana pasar saat tradisi dan perayaan
Jika berkunjung saat perayaan Imlek, Grebeg Sudiro, atau festival lokal lainnya, pasar ini dipenuhi lampion, barongsai, musik gamelan, dan dekorasi warna-warni.
Suasana malam hari juga syahdu dengan beberapa warung yang tetap buka.
4. Menikmati festival budaya
Pasar Gede sering menjadi pusat berbagai festival budaya, seperti Grebeg Sudiro menjelang Imlek, menampilkan pertunjukan seni, dekorasi lampion, dan kegiatan budaya lainnya.
Aktivitas ini memberikan pengalaman budaya yang unik bagi wisatawan.
Pada bulan September-Oktober, bunga Tabebuya di sekitar depan Pasar Gede bermekaran, menjadi latar foto yang menarik.
Wisatawan kerap memanfaatkan momen ini untuk dokumentasi perjalanan.
(*)