0
News
    Home Featured Spesial Sragen Wisata Wisata Indonesia

    5 Rekomendasi Wisata Anti Mainstream di Sragen Jateng, Ada Air Terjun Alami yang Tersembunyi - Tribunnews

    11 min read

     

    5 Rekomendasi Wisata Anti Mainstream di Sragen Jateng, Ada Air Terjun Alami yang Tersembunyi

    Dari air terjun mini yang tersembunyi hingga bukit hijau dan waduk dengan latar Gunung Lawu, semuanya ada di Sragen.


    Ringkasan Berita:
    • Sragen, Jawa Tengah, menawarkan wisata alam menenangkan dan instagramable, mulai dari air terjun mini hingga bukit hijau dan waduk dengan latar Gunung Lawu.
    • Destinasi seperti Kedung Grujug, Dung Jengglong, dan Gunung Banyak menyuguhkan panorama alami, kolam jernih, persawahan hijau, dan udara pedesaan segar.
    • Tempat seperti Betisrejo dan Waduk Gebyar cocok untuk family trip, trekking, piknik, atau sekadar bersantai melepas penat dari kota.

     

    TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Bicara soal destinasi wisata unggulan di Sragen, Jawa Tengah, tak hanya Museum Purbakala Sangiran semata.

    Sragen bisa dibilang adalah kabupaten yang kaya akan budaya.

    Selain itu, Sragen juga menawarkan destinasi wisata alam yang menenangkan dan instagramable.

    Baca juga: 8 Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Cocok Buat Wisata Akhir Pekan

    Dari air terjun mini yang tersembunyi hingga bukit hijau dan waduk dengan latar Gunung Lawu, semuanya ada di Sragen.

    Nah, Tribuners bisa menikmati keindahan alam sambil melepas penat.

    Langsung saja, inilah rekomendasi wisata alam di Sragen yang wajib masuk daftar kunjungan.

    1. Kedung Grujug

    WISATA ALAM SRAGEN - Kedung Grujug, air terjun mini yang terletak di antara Desa Doyong dan Desa Soko di Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Berikut rekomendasi wisata alam di Sragen yang lokasinya tersembunyi. (humas.jatengprov.go.id)
    WISATA ALAM SRAGEN - Kedung Grujug, air terjun mini yang terletak di antara Desa Doyong dan Desa Soko di Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Berikut rekomendasi wisata alam di Sragen yang lokasinya tersembunyi. (humas.jatengprov.go.id) (humas.jatengprov.go.id)

    Jika Tribuners mencari spot yang lebih tersembunyi dan alami, Kedung Grujug di Desa Doyong, Kecamatan Miri, bisa menjadi pilihan.

    Air terjun kecil ini memiliki kolam jernih dengan arus yang cukup tenang, cocok untuk bermain air atau sekadar merendam kaki.

    Daya tarik utamanya terletak pada formasi tebing-tebing alami yang terbentuk dari erosi air selama ratusan tahun, menciptakan relief indah yang sangat fotogenik.

    Jarak dari pusat Kota Solo ke Kedung Grujug adalah 23 km.

    Bisa ditempuh dalam waktu 41 menit menaiki kendaraan pribadi.

    Baca juga: 5 Tempat Wisata Dekat Stasiun Klaten Jateng, Ada Banyak Spot Instagramable

    2. Air Terjun Dung Jengglong

    WISATA SRAGEN - Air Terjun Dng Jengglong di Miri, Sragen, Jawa Tengah.
    WISATA SRAGEN - Air Terjun Dung Jengglong di Miri, Sragen, Jawa Tengah. (bagor-miri.desa.id)

    Masih di Kecamatan Miri, tepatnya di Kebayanan 1, Bagor, terdapat Air Terjun Dung Jengglong.

    Meski hanya memiliki ketinggian sekitar 4 meter, air terjun ini menyimpan keindahan yang tak kalah dari destinasi serupa di daerah lain.

    Kolam alami di bawah air terjun cukup bening dan menyegarkan, menjadikannya tempat yang ideal untuk healing trip atau piknik sederhana.

    Aksesnya relatif mudah dijangkau, dan karena belum banyak diketahui, suasananya masih sepi dan alami.

    Jarak dari pusat Kota Solo ke Dung Jengglong adalah 25 km.

    Bisa ditempuh dalam waktu 43 menit menaiki kendaraan pribadi.

    Baca juga: 4 Rekomendasi Wisata di Dekat Bandara Adi Soemarmo Boyolali Jateng, Ada Museum Instagramable

    3.  Gunung Banyak

    Kuburan milik orang Tionghoa di Gunung Banyak, Katelan, Tangen, Sragen.
    WISATA BOYOLALI - Kuburan milik orang Tionghoa di Gunung Banyak, Katelan, Tangen, Sragen. (Tribunsolo.com)

    Nama Gunung Banyak memang sedikit menipu.

    Alih-alih pegunungan besar, tempat ini adalah bukit berundak yang terlihat seperti barisan gunung mini, terletak di Desa Srawung, Kecamatan Gesi.

    Daya tarik utamanya terletak pada lanskap persawahan yang membentang hijau serta udara segar khas pedesaan.

    Lokasi ini sangat cocok untuk family gathering, bersepeda, atau sekadar menikmati pemTribunersngan sore sambil menyesap kopi.

    Jarak dari pusat Kota Solo ke Gunung Banyak adalah 47 km.

    Bisa ditempuh dalam waktu 1 jam 9 menit menaiki kendaraan pribadi.

    Baca juga: 5 Rekomendasi Wisata Religi di Wonogiri Jateng untuk Tenangkan Batin, Ada Petilasan Bersejarah

    4. Wisata Alam Betisrejo

    Nama Betisrejo berasal dari tiga desa di Kecamatan Sambirejo — Jambeyan, Jetis, dan Sukorejo — yang bersatu mengembangkan kawasan wisata alam terpadu.

    Tempat ini menawarkan paket lengkap wisata alam: mulai dari sawah terasering yang instagramable, kolam air panas alami, jalur trekking, bumi perkemahan, hingga homestay ramah keluarga.

    Betisrejo sangat cocok untuk wisata edukatif, wisata keluarga, hingga kegiatan luar ruangan pelajar dan mahasiswa.

    Tidak jarang pengunjung menginap untuk merasakan atmosfer pedesaan secara lebih mendalam.

    Jarak dari pusat Kota Solo ke Wisata Terpadu Betisrejo adalah 55 km.

    Bisa ditempuh dalam waktu 1 jam 29 menit menaiki kendaraan pribadi.

    Baca juga: 5 Rekomendasi Wisata Bersejarah Dekat Stadion Manahan Solo Jateng, Referensi Liburan Februari 2026

    5. Waduk Gebyar

    Waduk Gebyar, di Desa Jambeyan, Kemacatam Sambirejo, Kabupaten Sragen berlatar belakang Gunung Lawu, Jumat (12/7/2024).
    WISATA SRAGEN - Waduk Gebyar, di Desa Jambeyan, Kemacatam Sambirejo, Kabupaten Sragen berlatar belakang Gunung Lawu, Jumat (12/7/2024). (TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari)

    Tak jauh dari pusat kota, di Kelurahan Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, berdiri Waduk Gebyar yang menyuguhkan panorama langsung ke arah Gunung Lawu.

    Lokasi ini menjadi incaran para pemburu foto lanskap, terutama saat pagi hari ketika sinar matahari mulai menyapu kabut tipis yang menggantung di atas air.

    Suasananya yang hening dan alami sangat cocok untuk piknik, meditasi, atau sekadar bersantai melepas penat dari hiruk pikuk kota.

    Jarak dari pusat Kota Solo ke Waduk Gebyar adalah 51 km.

    Bisa ditempuh dalam waktu 1 jam 20 menit menaiki kendaraan pribadi.

    (*)


    Komentar
    Additional JS