0
News
    Home Berita Featured Jawa Tengah Kuliner Lebaran Spesial Tips & Tricks Wonogiri

    10 Rekomendasi Kuliner di Wonogiri Jateng yang Legendaris, Cita Rasa Otentik dan Ngangenin - Tribunnews

    14 min read

     

    10 Rekomendasi Kuliner di Wonogiri Jateng yang Legendaris, Cita Rasa Otentik dan Ngangenin



    Bahkan banyak tempat makan legendaris di Wonogiri telah eksis selama puluhan tahun, menghadirkan pengalaman bersantap tradisional.

    10 Rekomendasi Kuliner di Wonogiri Jateng yang Legendaris, Cita Rasa Otentik dan Ngangenin
    Ringkasan Berita:
    • Wonogiri tak hanya terkenal bakso dan mie ayam, tapi memiliki beragam kuliner legendaris dengan cita rasa autentik, termasuk sate kambing, nasi tiwul, nasi kuning, pecel, ayam panggang, dan pindang kambing.
    • Banyak tempat makan legendaris berdiri puluhan tahun, menawarkan pengalaman tradisional seperti masak tungku, duduk di tikar, dan prasmanan.
    • Kuliner seperti Sate Kambing Pak Kembar (1945), Sego Kuning Mbok Sriwi (1955), dan Bakso Titoti (1980-an) jadi destinasi wajib saat mudik ke Wonogiri.

     

    TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Lagi mudik atau berwisata ke Wonogiri, Jawa Tengah, tak lengkap rasanya jika tak mencicipi aneka kuliner legendaris yang ada di sini.

    Ya, kuliner Wonogiri, tak hanya bakso dan mie ayam.

    Namun kabupaten di selatan Sukoharjo ini memiliki ragam kuliner lainnya yang tak kalah lezat dan autentik.

    Baca juga: Rekomendasi Oleh-oleh Khas Sragen : Ada Camilan Sehat Emping Garut, Aman untuk Penderita Asam Urat

    Bahkan banyak tempat makan legendaris di Wonogiri telah eksis selama puluhan tahun, menghadirkan pengalaman bersantap tradisional yang sulit ditemukan di tempat lain.

    Mana saja rekomendasi kuliner di Wonogiri? Simak ulasannya di bawah:

    1. Sate Kambing Pak Kembar: Sejak Kemerdekaan

    Bagi pecinta sate kambing, Sate Kambing Pak Kembar adalah destinasi wajib.

    Berdiri sejak 1945, warung ini tetap mempertahankan resep turun-temurun dengan tekstur daging yang empuk dan bumbu yang meresap sempurna.

    Selain sate, tersedia pula tongseng dan gulai kambing yang nikmat disantap bersama nasi hangat.

    Alamat: Patisari, Talunombo, Kec. Baturetno, Kabupaten Wonogiri

    Jam buka: 07.30-22.00

    Baca juga: Rekomendasi Wisata di Wonogiri : Ada Waduk Gajah Mungkur yang Ikonik dan Punya Wahana Baru

    2. Nasi Thiwul Mbok Sembleng: Sensasi Makan di Rumah Joglo

    Nasi Tiwul Mbok Sembleng, kuliner legendaris di Giriwoyo, Wonogiri. Kuliner ini juga unik, karena hanya buka di malam pasaran jawa Pon dan Kliwon
    KULINER WONOGIRI - Nasi Tiwul Mbok Sembleng, kuliner legendaris di Giriwoyo, Wonogiri. (Tribunsolo.com/Erlangga Bima Sakti)

    Berbeda dengan restoran modern, Nasi Thiwul Mbok Sembleng mengajak pengunjung merasakan makan di rumah joglo sederhana.

    Berdiri sejak 1991, tempat ini menggunakan tungku dan kayu bakar untuk memasak. Menu yang ditawarkan antara lain nasi tiwul, aneka sayur, ikan asin, trancam, lalapan, gorengan, dan sambal yang pedasnya pas.

    Alamat: Saratan, Sejati, Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri

    Jam buka: 16.00-23.00

    Baca juga: 7 Rekomendasi Toko Oleh-oleh di Solo Jateng, Surganya Kuliner Legendaris

    3. Bakso Titoti: Kuliner Andalan Kota

    Belum lengkap ke Wonogiri jika belum mencicipi Bakso Titoti, legendaris sejak 1980-an.

    Kini memiliki dua cabang strategis di pusat kota, menyajikan bakso, mie ayam, siomay, hingga ayam goreng.

    Sensasi kuah gurih berpadu dengan tekstur bakso kenyal menjadikannya favorit wisatawan dan warga lokal.

    Alamat:

    • Jalan P. Sudirman, Sukorejo, Giritirto, Kec. Wonogiri
    • Jl. Raya Wonogiri-Ponorogo, Brubuh, Ngadirojo Lor, Kec. Ngadirojo

    4. Sate Kambing Pak Gino: Selalu Ramai Wisatawan

    KULINER WONOGIRI - Seporsi Sate Kambing Pak Gino Wonogiri, 2026. (Gmaps Sate Kambing Pak Gino Wonogiri)
    KULINER WONOGIRI - Seporsi Sate Kambing Pak Gino Wonogiri, 2026. (Gmaps Sate Kambing Pak Gino Wonogiri) (Google Street View/Gmaps)

    Sejak tahun 1960-an, Sate Kambing Pak Gino telah menjadi ikon kuliner Wonogiri.

    Daging kambing empuk, bumbu kecap yang meresap, dan aroma sedap membuat sate, tongseng, dan gulainya selalu laris manis.

    Tempat ini pun tetap eksis hingga generasi berikutnya.

    Alamat: Jalan Solo-Wonogiri No.1, Singodutan, Kec. Selogiri, Kabupaten Wonogiri

    Jam buka: 07.00-17.00

    Baca juga: Rekomendasi Makanan Khas Sukoharjo Jateng Wajib Dicicipi Wisatawan : Ada Tempe Alakatak yang Langka

    5. Pindang Kambing Mbok Sinem: Hanya Buka 3,5 Jam

    Pindang Kambing Nyamleng Mbok Sinem di Dusun Sambirejo RT 1 RW 9 Desa Ngadirojo Kidul Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.
    KULINER WONOGIRI - Pindang Kambing Nyamleng Mbok Sinem di Dusun Sambirejo RT 1 RW 9 Desa Ngadirojo Kidul Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. (TribunSolo.com/Erlangga Bima)

    Keunikan Pindang Kambing Mbok Sinem adalah jam operasionalnya yang terbatas, hanya 3,5 jam setiap sore.

    Namun hal itu tidak mengurangi antusiasme pengunjung.

    Sejak 1988, pindang kambing dengan tekstur seperti bubur ini disajikan di atas alas daun jati, kaya rasa dan autentik.

    Alamat: Jalan Raya, Sanggrahan, Ngadirojo Kidul, Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri

    Jam buka: 15.30-18.00

    6. Ayam Panggang Mbok Tiyem: Masak Tradisional dengan Tungku

    Ayam Panggang Khas Wonogiri Mbok Tiyem
    Ayam Panggang Khas Wonogiri Mbok Tiyem (Tribun Jogja/Hamim Thohari)

    Ayam Panggang Mbok Tiyem, berdiri sejak 1960-an, menghadirkan ayam panggang dengan bumbu meresap sempurna yang dimasak menggunakan tungku tradisional.

    Sambal korek dan urapan khas menambah rasa otentik yang tak terlupakan.

    Alamat: Barat Lapangan Sambi Jatisrono & Jl. Raya Wonogiri-Ponorogo, Sambilor, Watangsono, Kec. Jatisrono

    Baca juga: Pedagang Gorengan dan Molen Tawangmangu Karanganyar Kecewa, Lebaran Tak Dongkrak Penjualan

    7. Sego Kuning Mbok Sriwi: Warisan Sejak 1955

    Sego Kuning Mbok Sriwi menawarkan pengalaman bersantap sederhana dengan duduk di atas tikar.

    Menu utamanya adalah nasi dengan kuah sayur dari pepaya yang berwarna kuning.

    Berdiri sejak 1955, tempat ini menjadi salah satu kuliner legendaris paling ramai di Wonogiri.

    Alamat: Saratan, Sejati, Kec. Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri

    Jam buka: 15.00-00.00

    8. Pecel Spesial Mbah Nardi: Bumbu Kacang Kaya Rasa

    Pecel Mbah Nardi, salah satu legenda Kuliner di Wonogiri Kota.
    KULINER WONOGIRI - Pecel Mbah Nardi, salah satu legenda Kuliner di Wonogiri Kota. (Tribun Solo / Erlangga Bima)

    Pecel Spesial Mbah Nardi, berdiri sejak 1970-an, dikenal dengan bumbu kacang khas yang kaya rasa.

    Seporsi nasi pecel berisi sayuran segar, toge, timun, dan nasi hangat, ditambah lauk seperti telor ceplok dan gorengan, semakin memanjakan lidah pengunjung.

    Alamat: Jl. Jend. Sudirman No.191, Donoharjo, Wuryorejo, Kec. Wonogiri

    Jam buka: 06.30-14.00

    9. Rumah Makan Alami Sayang: Prasmanan Legendaris

    Rumah Makan Alami Sayang, berdiri sejak 1998, menawarkan hidangan prasmanan dengan puluhan sayur, lauk, dan gorengan.

    Kini memiliki dua cabang dan tetap mempertahankan cita rasa legendaris yang membuatnya jadi favorit warga Wonogiri.

    Alamat:

    • Ngadirojo Kidul, Kec. Ngadirojo
    • Jl. Raya Wonogiri-Ponorogo No.KM, Brubuh, Ngadirojo Lor, Kec. Ngadirojo

    10. Nasi Kuning Mbok Cithet: Tradisi Kuliner Sejak 1965

    Meski bernama Nasi Kuning, hidangan ini berbeda dari biasanya.

    Di tempat yang berdiri sejak 1965, nasi putih disajikan dengan sayur beralas daun jati, kemudian disiram kuah berwarna kuning.

    Suasana dapur tradisional dengan kompor tungku menambah sensasi makan autentik.

    Alamat: Jurutengah, Sejati, Kec. Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri

    (*)


    Komentar
    Additional JS