5 Rekomendasi Wisata Hidden Gem di Sukoharjo, Tawarkan Spot Alam Instagramable untuk Gen Z, - Tribunnews
Berikut rekomendasi wisata hidden gem di Sukoharjo yang tawarkan spot foto Instagramable.
Ringkasan Berita:
- Gunung Sepikul & Puncak Laskar Pelangi: Pendakian singkat dengan pemandangan spektakuler, cocok untuk sunrise, sunset, dan fotografi bintang. Keduanya gratis atau tanpa tiket masuk.
- Gunung Pegat: Jalur sepi dan alami, ideal untuk yang mencari ketenangan dan kualitas waktu di alam.
- Curug Krajan & Grojogan Pleret: Air terjun alami dengan pemandangan menenangkan, terutama saat musim hujan, menawarkan pengalaman alam yang belum banyak dikomersialkan.
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Jika mudik ke Sukoharjo, Jawa Tengah, jangan lewatkan destinasi wisata hidden-gem di Kabupaten Makmur ini.
Terletak sekira 20 kilometer dari pusat Kota Solo, Sukoharjo memiliki banyak surga tersembunyi.
Wisata alam di Sukoharjo ini menawarkan view foto yang Instagramable, cocok untuk kalangan milenial dan Gen Z.
Baca juga: 10 Rekomendasi Kuliner di Wonogiri Jateng yang Legendaris, Cita Rasa Otentik dan Ngangenin
Letaknya yang hanya 30-60 menit dari Solo membuatnya sangat strategis sebagai destinasi healing cepat tanpa perlu cuti panjang.
Berikut rekomendasi wisata hidden gem di Sukoharjo yang tawarkan spot foto Instagramable:
1. Gunung Sepikul: Pendakian Singkat, Pemandangan Spektakuler

Gunung Sepikul di Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu, menjadi salah satu destinasi favorit para pendaki pemula.
Dengan ketinggian hanya 350 mdpl, Gunung Sepikul bisa ditempuh dalam 10–15 menit berjalan kaki.
Walaupun pendakian cukup singkat, pemandangannya sangat memuaskan.
Dari puncaknya, pengunjung bisa menikmati panorama perbukitan, langit terbuka, dan siluet pegunungan yang memukau.
Yang menarik, Gunung Sepikul juga memiliki legenda yang berkaitan dengan Candi Prambanan dan Bandung Bondowoso, di mana batu-batu besar yang tersebar di sekitar gunung konon adalah sisa bahan bangunan candi yang gagal diselesaikan dalam semalam.
Tips Traveler: Datanglah saat subuh untuk menyaksikan sunrise atau sore hari untuk menikmati panorama matahari terbenam yang indah. Yang lebih menarik lagi, tiket masuk ke Gunung Sepikul gratis!
Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir yang sangat terjangkau, sekitar Rp 2.000–Rp 5.000.
Baca juga: Cuma Naik 5 Persen, Pedagang Gorengan Tawangmangu Karanganyar Curhat : Lebaran dan Weekend Sama Saja
2. Puncak Laskar Pelangi: Tempat Sunyi Bertabur Bintang

Puncak Laskar Pelangi terletak di kawasan Gunung Gajah Mungkur, tepatnya di Kedungsono, Bulu.
Dengan ketinggian di bawah 900 mdpl, puncak ini menawarkan panorama 360 derajat yang luar biasa, mulai dari hamparan sawah hijau, perkampungan asri, hingga city light yang indah saat malam tiba.
Jalur pendakiannya cukup mudah, hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit.
Puncak Laskar Pelangi juga merupakan tempat yang tepat untuk menikmati langit malam yang bersih dari polusi cahaya, ideal bagi kamu yang suka fotografi bintang.
Tempat ini buka 24 jam, dan yang lebih istimewa, tanpa tiket masuk, jadi kamu bisa datang kapan saja tanpa khawatir soal biaya.
Baca juga: Fenomena Rumah Jokowi di Solo : Februari Dinamai Tembok Ratapan, Maret Diserbu Warga saat Open House
3. Gunung Pegat: Rute Sepi untuk Kamu yang Butuh Kedamaian

Bagi para pendaki yang mencari kedamaian dan ketenangan, Gunung Pegat adalah tempat yang tepat.
Berbeda dengan destinasi populer lainnya, Gunung Pegat masih jarang dikunjungi, sehingga suasananya sangat privat dan alami.
Ini menjadikannya destinasi ideal untuk solo traveler atau pasangan yang ingin menikmati quality time di alam terbuka.
Jalurnya yang masih alami dan tidak terlalu ramai memberikan pengalaman pendakian yang lebih intim dengan alam.
Baca juga: Rekomendasi Wisata di Wonogiri : Ada Waduk Gajah Mungkur yang Ikonik dan Punya Wahana Baru
4. Curug Krajan: Air Terjun Kristal yang Tersembunyi
Jika kamu ingin menikmati wisata air terjun yang jernih, Curug Krajan adalah pilihan yang tidak boleh dilewatkan.
Terletak di Desa Krajan, wilayah perbatasan Sukoharjo dan Gunungkidul, air terjun ini menyuguhkan air yang bening seperti kaca.
Curug Krajan terdiri dari dua sisi air terjun yang mengalir, menciptakan kolam dangkal yang aman untuk berenang.
Tiket masuk ke Curug Krajan sangat terjangkau, hanya Rp 5.000 per orang, dan buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Aksesnya sudah cukup baik meskipun jalan menuju lokasi sedikit menanjak.
Baca juga: Buka Selepas Lebaran, Tiket Gedung Wayang Orang Sriwedari Ludes Diborong Wisatawan Luar Kota Solo
5. Grojogan Pleret & Mili Kerep: Surga Musiman Saat Musim Hujan
Grojogan Pleret dan Mili Kerep adalah dua air terjun di Sukoharjo yang menawarkan pemandangan alami dan sangat dramatis, terutama saat musim hujan.
Grojogan Pleret terletak di Dusun Gaden, Weru, dengan akses mudah melalui rute Watu Kelir.
Mili Kerep lebih cocok dikunjungi saat musim hujan karena debit airnya meningkat dan pemandangannya menjadi lebih spektakuler.
Kedua air terjun ini masih sangat alami dan belum banyak dikomersialkan, menjadikannya tempat yang sempurna untuk kamu yang ingin menikmati keindahan alam yang belum terjamah.
(*)
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Pecel-Mbah-Nardi.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Pemandangan-dari-atas-Gunung-Pegat-yang-terletak-di-Desa-Karangasem-Kecamatan-Bulu-Sukoharjo.jpg)