0
News
    Home Berita Diare Featured Kesehatan Serangan Jantung Spesial

    Cerita Dokter Tangani Pasien Serangan Jantung, Gejala Awal Dikira Diare Biasa - detik

    3 min read

     

    Cerita Dokter Tangani Pasien Serangan Jantung, Gejala Awal Dikira Diare Biasa

    Ilustrasi Penyakit Jantung
    Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn)
    Jakarta -

    Diare dan serangan jantung mungkin dianggap sebagai dua kondisi yang tidak saling berhubungan. Namun, siapa sangka, ada kasus langka, saat serangan jantung malah memiliki tanda di sistem pencernaan.

    Kasus ini dialami oleh pasien dokter spesialis jantung dr Giovanno Rachmanda Maulana, SpJP, FIHA dari Siloam Heart Hospital.

    Dokter Gio mengatakan kondisi seperti ini bisa terjadi kemungkinan besar disebabkan faktor pendukung lain, dalam hal ini pasien juga mengidap diabetes.

    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    "Ada yang namanya saraf simpatis dan saraf parasimpatis, nah itu berpengaruh tuh. Ternyata dia sakit dada, semestinya dia sakit dada, tapi dia diabetes," kata dr Gio dalam temu media di Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026).

    "Orang diabetes itu persarafannya nggak sensitif. Bisa jadi dia sakit dadanya nggak terasa, cuman persarafan yang lain yang masih sensitif, terutama misal di daerah perut, di daerah usus yang di mana dia dipegang oleh simpatis parasimpatis tadi, yang sistem saraf otonom," sambungnya.

    dr Gio menambahkan penyakit diabetes tersebut membuat saraf-saraf di jantung yang harusnya menerima sinyal sakit dari otak tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

    Namun, otak tetap harus memberikan tanda bahaya kepada tubuh. Menurut dr Gio, dalam kasus ini besar kemungkinan sinya tersebut diterima oleh sistem pencernaan.

    "Setelah itu dia langsung bergejolak perut, ngasih tanda. Mau nggak mau dia ngasih tanda dong ke badannya. Masak dia sakit jantung terus diem aja," katanya.

    "Mungkin didesain sedemikian rupa sama yang Maha Kuasa, dia harus ada respons tubuh yang di mana kebetulan di saat itu mungkin diare," katanya.


    Komentar
    Additional JS