0
Terkini
    Home Berita Featured Jantung Kesehatan Spesial

    Ajaib! Jantung Pria di China Kembali Berdetak Setelah Berhenti Selama 40 Jam - detik

    3 min read

     

    Ajaib! Jantung Pria di China Kembali Berdetak Setelah Berhenti Selama 40 Jam


    Jakarta -

    Salah satu keajaiban dalam dunia medis modern dialami seorang pria di China. Pria tersebut jadi sorotan setelah dilaporkan 'hidup kembali' usai jantungnya sempat berhenti berdetak selama 40 jam.

    Dilansir detikHealth, kasus tersebut diungkap oleh dokter darurat Second Affiliated Hospital of Zhejiang University School of Medicine, Lu Xiao melalui media sosialnya.

    Awalnya pria berusia 40 tahun itu mengalami henti jantung. Beberapa kali defibrilasi listrik dilakukan, namun tim medis tidak menemukan adanya detak jantung.

    Dokter kemudian menggunakan teknologi Extracorporeal Membrane Oxygenation (ECMO) untuk mempertahankan fungsi tubuh pasien yang tengah dalam kondisi kritis.

    ECMO merupakan mesin penunjang hidup yang berfungsi menggantikan kerja jantung dan paru-paru. Alat ini bekerja untuk mengalirkan darah keluar tubuh, menambahkan oksigen, lalu mengembalikannya kembali.

    Berkat bantuan alat tersebut, pasien berhasil bertahan meski jantungnya sempat tidak berdetak selama hampir dua hari. Detak jantung pasien itu akhirnya kembali.

    Sebelum kondisinya benar-benar berangsur membaik, pasien itu tetap menjalani perawatan dengan ECMO selama sekitar 10 hari.

    Dalam waktu sekitar 20 hari, pasien dilaporkan hampir sepenuhnya pulih. Ia bahkan bisa berjalan keluar dari rumah sakit tanpa mengalami efek samping serius seperti stroke atau gangguan organ.

    'Keajaiban Medis'

    Dokter Lu Xiao menyebut kasus ini sebagai hasil luar biasa dari kombinasi teknologi dan kerja keras tim medis.

    "Pasien ini sangat beruntung. Setiap keberhasilan pengobatan bergantung pada perkembangan medis, ketekunan tenaga kesehatan, dan juga faktor keberuntungan," ujarnya, dikutip dari SCMP, Sabtu (1/5/2026).

    Kasus ini kemudian menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak yang menyebut pria tersebut seperti 'hidup kembali' usai dinyatakan tanpa detak jantung dalam waktu lama.

    Meski jadi penyelamat, penggunaan ECMO juga memiliki risiko tinggi. Tim dokter harus benar-benar memastikan aliran darah tetap stabil untuk mencegah pembekuan atau perdarahan yang bisa berakibat fatal.

    Selain itu, kondisi pasien juga harus dipantau secara intensif oleh tenaga medis berpengalaman selama penggunaan alat tersebut.

    Artikel ini telah tayang di detikHealth, baca selengkapnya di sini

    (mjy/mjy)

    Komentar
    Additional JS