Sosial Media
0
Terkini
    Home Berita Featured Spesial

    Benarkah Semprot Parfum ke Leher Berbahaya Ini Faktanya - Media Indonesia

    2 min read

     

    Ilustrasi menggunakan parfum(Magnific)

    MEMAKAI parfum di leher kebiasaan bagi sejumlah orang. Namun baru-baru ini, muncul klaim bahwa kebiasaan ini bisa merusak kesehatan. Bahan kimia dalam wewangian dituduh dapat menyusup langsung ke kelenjar tiroid dan mengacaukan hormon, atau terserap instan lewat pembuluh darah leher hingga "mengotori tubuh". Namun, anggapan bahwa menyemprotkan parfum pada leher dapat langsung merusak tiroid, kelenjar yang mengatur metabolisme, ini ternyata secara anatomi salah.

    Dr. Erum Ilyas, MD, MBE, FAAD, seorang dokter spesialis kulit bersertifikat dan ketua dermatologi di Drexel University College of Medicine, menjelaskan bahwa secara anatomi, kulit leher terpisah dari kelenjar tiroid oleh lapisan otot dan jaringan, sehingga tidak ada jalur penyerapan langsung. 

    Zat kimia dari parfum yang meresap akan masuk dan diencerkan terlebih dahulu di dalam pembuluh darah sebelum beredar ke organ lain, sama seperti jika disemprotkan ke area tubuh lainnya.

    Mengapa Leher Bukan Area Terbaik untuk Parfum

    Meskipun tiroid Anda aman, para dokter tetap menyarankan untuk memikirkan kembali kebiasaan menyemprotkan parfum langsung ke leher karena faktor dermatologis dan pernapasan.

    • Risiko Iritasi Kulit dan Hiperpigmentasi

    Kulit leher yang tipis dan sensitif rentan mengalami iritasi akibat parfum. Paparan berulang yang disertai sinar matahari dapat memicu sensitivitas kulit hingga menyebabkan dermatitis kontak alergi.

    • Bahaya Menghirup Bahan Kimia Secara Langsung*

    Menyemprotkan parfum dekat wajah berisiko membuat partikel kimianya terhirup langsung menuju sistem penciuman, paru-paru, hingga menembus barier darah-otak. Kepulan wewangian ini juga sangat berbahaya bagi penderita asma karena dapat memicu dan memperburuk serangan sesak napas.

    Cara Aman Menggunakan Parfum

    Jika Anda sudah bertahun-tahun menyemprotkan parfum ke leher tanpa efek samping, Anda tidak perlu panik. Namun, jika Anda memiliki kulit sensitif atau ingin mengurangi paparan zat kimia, berikut beberapa langkah aman yang direkomendasikan para ahli:

    • Pindahkan ke Pergelangan Tangan atau Pakaian*: Kulit pergelangan tangan lebih tebal dan tidak terlalu reaktif. Menyemprotkan ke pakaian juga jauh lebih aman bagi kulit, meski mungkin sedikit mengubah ketahanan aromanya.
    • Gunakan Metode "Kabut" (Mist): Semprotkan parfum ke udara di depan Anda, tahan napas, lalu berjalan melewati kabut parfum tersebut untuk menghindari partikel terhirup langsung.
    • Periksa Label Produk : Hindari produk yang mengandung ftalat, paraben, atau bahan pewangi sintetis berat seperti galaxolide dan tonalide. Cari produk dengan label Safer Choice dari EPA atau pilih merek yang transparan dengan seluruh bahan bakunya.

    (Good housekeeping/ GQ/H-4)

    Komentar
    Additional JS