Sering Kencing di Malam Hari Bisa Jadi Tanda Gangguan Prostat, Ini Penjelasannya - TribunHealth

TRIBUHEALTH.COM - Gangguan prostat kerap dianggap sebagai masalah kesehatan yang hanya dialami pria lanjut usia.
Padahal, perubahan pada organ prostat dapat menimbulkan sejumlah keluhan yang perlahan mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama saat buang air kecil.
Salah satu keluhan yang patut diperhatikan adalah terlalu sering buang air kecil, termasuk terbangun berulang kali pada malam hari untuk pergi ke kamar mandi.
Hal ini disampaikan dr. Rizki Muhammad Ihsan Sp. U, dokter spesialis urologi dari RS Nirmala Suri Sukoharjo dalam program Healthy Talk "Beragam Gangguan Prostat dan Cara Mengatasinya", tayang di kanal YouTube Tribun Health, pada Sabtu (6/11/2021).
dr. Ihzan, menjelaskan, gangguan prostat dapat menyebabkan saluran urine menyempit karena prostat yang membesar menekan uretra.
Baca juga: Sering Pakai Headset hingga Pendengaran Terganggu, Ini yang Perlu Dilakukan
“Pasien akan susah untuk kencing. Untuk kencing akan mengedan karena perlu tenaga ekstra dari otot-otot di perut,” ujar dr. Ihzan.
Selain harus mengejan, aliran urine juga dapat menjadi terputus-putus dan pancarannya melemah. Sebagian pria juga membutuhkan waktu lebih lama untuk memulai buang air kecil.
Keluhan lain yang cukup khas adalah munculnya rasa tidak puas setelah buang air kecil. Kondisi tersebut terjadi karena urine masih tersisa di dalam kandung kemih sehingga seseorang kembali merasa ingin buang air kecil dalam waktu singkat.
Pada malam hari, keluhan ini dikenal sebagai nokturia. Penderitanya dapat beberapa kali terbangun karena ingin buang air kecil sehingga waktu istirahat menjadi terganggu.
“Karena masih sisa banyak di kandung kemih, pasien juga merasakan sebentar lagi ingin kencing lagi, jadi akan sering ke kamar mandi,” jelasnya.
Baca juga: Hobi Makan Asin? Dokter Ungkap Batas Garam Harian untuk Cegah Hipertensi
2 dari 2 halaman
Gangguan prostat tidak hanya menimbulkan masalah pada buang air kecil. Kebiasaan mengejan terlalu kuat dan berulang juga dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti hernia dan hemoroid atau wasir.
Pria sebaiknya tidak menganggap perubahan pola buang air kecil sebagai hal yang wajar akibat usia. Terlebih jika keluhan semakin sering muncul atau mulai mengganggu tidur.
Pemeriksaan ke dokter diperlukan untuk mengetahui penyebabnya. Sebab, gangguan buang air kecil dapat berkaitan dengan berbagai kondisi prostat, mulai dari prostatitis, pembesaran prostat jinak atau BPH, hingga kanker prostat.
(TribunHealth.com)