0
News
    Home Diabetes Featured Kesehatan Pilihan

    Jari Terasa Terbakar, Tanda Saraf Rusak Akibat Diabetes | Republika Online

    4 min read

     

    Jari Terasa Terbakar, Tanda Saraf Rusak Akibat Diabetes | Republika Online

    5-6 minutes

    Penyandang diabetes bisa merasakan beberapa sensasi pada jari tangan dan kaki mereka.

    Red: Qommarria Rostanti

    Rep: Adysha Citra Ramadani

    Sensasi terbakar di jari bisa menjadi salah satu tanda saraf rusak akibat diabetes. (ilustrasi)

    www.freepik.com Sensasi terbakar di jari bisa menjadi salah satu tanda saraf rusak akibat diabetes. (ilustrasi)

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Diabetes yang tak terkontrol bisa memunculkan beragam komplikasi di antaranya kerusakan saraf atau neuropati diabetik. Ketika komplikasi ini terjadi, penyandang diabetes bisa merasakan beberapa sensasi pada jari tangan dan kaki mereka.

    Secara umum, diabetes terjadi ketika pankreas tak dapat memproduksi cukup insulin atau ketika tubuh tak bisa menggunakan insulin secara optimal. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 95 persen kasus diabetes adalah diabetes tipe 2.

    Diabetes yang tak terkontrol bisa membuat kadar gula darah menjadi tinggi. Kadar gula dara tinggi yang tak terkontrol ini bisa memengaruhi dan melemahkan dinding-dinding pembuluh darah kecil yang memasok oksigen serta nutrisi ke saraf-saraf tubuh.

    Scroll untuk membaca

    Bila diabetes sudah menyebabkan kerusakan saraf atau neuropati diabetik, ada empat sensasi yang bisa dirasakan pada ujung-ujung jari tangan dan kaki. Keempat sensasi tersebut adalah kesemutan, kebas, rasa seperti terbatas, dan nyeri.

    Selain menyebabkan kerusakan pada saraf, diabetes yang tak terkontrol juga bisa memunculkan masalah pada organ tubuh lain. Beberapa di antaranya adalah kaki, mata, jantung dan pembuluh darah, gusi, serta ginjal. Hal ini bisa terjadi karena diabetes bisa memicu kerusakan pada pembuluh darah besar maupun kecil.

    Akan lebih baik bila diabetes dapat dikenali dan diobati sebelum komplikasi terjadi. Menurut Mayo Clinic, ada beberapa gejala yang patut diwaspadai sebagai pertanda diabetes. Sebagian dari gejala tersebut adalah merasa lebih haus dari biasanya, lebih sering berkemih, dan mengalami penurunan berat badan tanpa sebab.

    Seperti dilansir Times of India, gejala lain dari diabetes adalah keberadaan keton pada urine. Keton merupakan produk sampingan yang muncul ketika tubuh memecah otot dan lemak karena keterbatasan insulin.

    Selain itu, orang dengan diabetes bisa merasakan gejala seperti merasa lelah dan lemah, mudah marah, serta mudah mengalami perubahan suasana hati. Di samping itu, diabetes juga dapat memunculkan gejala seperti luka sulit sembuh, pandangan kabur, dan terkena infeksi berulang seperti infeksi gusi, infeksi kulit, dan infeksi vagina.

    Diabetes bisa mengenai siapa saja, khususnya orang-orang yang memiliki faktor risiko. Beberapa faktor risiko dari diabetes adalah riwayat keluarga, berat badan berlebih, serta pola hidup tidak aktif. Oleh karena itu, perbaikan gaya hidup menjadi salah satu kunci utama pencegahan diabetes. 

    Berita Terkait

    11 Isu Kesehatan Jadi Sorotan pada 2023, Pakar: Karantina Tetap Perlu

    info-sehat - 31 January 2023, 17:31

    Terlihat di Kuku, Ini Tanda-Tanda Gula Darah Tinggi, Diabetes tak Terkontrol

    info-sehat - 31 January 2023, 04:00

    Ahli Saraf Beberkan 12 Cara Agar Tidur Nyenyak

    info-sehat - 30 January 2023, 20:21

    Sering Terabaikan, Inilah 6 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai Semua Orang

    info-sehat - 30 January 2023, 04:00

    Gula Darah Rendah Bisa Perburuk Penglihatan Diabetisi

    info-sehat - 28 January 2023, 18:10

    Berita Rekomendasi


    [Category Opsiin, Media Informasi, Berbagi Informasi]
    Komentar
    Additional JS