Antre Berjam-jam di Gebyar Pasar Pupuk Murah, Petani Ngawi Hemat Rp 180 Ribu - Radar Madiun
Antre Berjam-jam di Gebyar Pasar Pupuk Murah, Petani Ngawi Hemat Rp 180 Ribu
:extract_focal()/https%3A%2F%2Fstatic.promediateknologi.id%2Fcrop%2F0x0%3A0x0%2F0x0%2Fwebp%2Fphoto%2Fp2%2F80%2F2024%2F01%2F17%2FVideoCapture_20240117-161715-2558429844.jpg)
NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah pusat tampaknya tengah labil mengurus sektor pertanian. Jatah pupuk subsidi daerah tahun ini menurun.
Bersamaan itu, digelar Gebyar Pasar Pupuk Murah. Seperti yang berlangsung di gudang pupuk Sidokerto, Jalan Raya Ngawi-Caruban masuk Kecamatan Karangjati, Rabu (17/1).
''Lumayan, bisa hemat karena ada diskon,'' kata Musrih, 38, seorang petani.
Musrih rela antre berjam-jam untuk mendapatkan satu paket pupuk seharga Rp 270 ribu.
Yakni, Nitrea dan Phonska Plus. Masing-masing sekarung ukuran 25 kilogram. Dia mengaku rela mengantre hingga lima jam agar bisa hemat Rp 180 ribu.
Sebab, harga dua jenis pupuk non-subsidi itu di pasaran bisa sampai Rp 450 ribu.
''Tak apa-apa antre, pupuk subsidi sekarang berkurang,'' ungkap warga Desa Lego Wetan, Bringin, itu.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi Supardi mengamini penurunan alokasi pupuk subsidi.
Ngawi mendapat 32.315 ton Urea tahun ini. Turun 8.894 ton ketimbang alokasi 2023.
Sementara NPK, tahun ini mendapat 12.632 ton. Alokasi itu lebih rendah 7.477 ton dari jatah tahun lalu.
''Ini permasalahan utama petani karena alokasi pupuk subsidi turun," kata Supardi sembari berharap kegiatan diskon pupuk di Karangjati itu bisa meringankan beban petani.
Sekadar diketahui, Gebyar Pasar Pupuk Murah dimotori BUMN Pupuk Indonesia. Kegiatan serupa bakal dilaksanakan di 31 titik di seluruh Indonesia hingga 7 Februari 2024.
Ngawi menjadi salah satu lokasi terpilih lantaran berstatus lumbung pangan provinsi maupun nasional.
''Di Ngawi kami sediakan 250 ton, masing-masing (Nitrea dan Phonska Plus, Red) 125 ton untuk sekitar lima ribu petani,'' kata Direktur Operasi Produksi PT Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih. (sae/den)
TENTANG PUPUK NGAWI
Subsidi
- 32.315 ton jatah Urea 2024
(berkurang 8.894 ton dari jatah 2023)
- 12.632 ton jatah NPK 2024
(berkurang 7.477 ton dari jatah 2023)
Pasar Pupuk Murah
- 125 ton Nitrea disediakan
- 125 ton Phonska Plus disediakan