0
News
    Home Featured Pilihan Rumah Sakit Jantung Rumah Sakit Otak Sulawesi Selatan

    Pemprov Sulawesi Selatan targetkan RS Jantung dan Otak beroperasi Juli - Antara news

    4 min read

     

    Pemprov Sulawesi Selatan targetkan RS Jantung dan Otak beroperasi Juli

    20 Januari 2024 14:38 WIB
    Pemprov Sulawesi Selatan targetkan RS Jantung dan Otak beroperasi Juli
    Menkes Budi Gunadi Sadikin (menunjuk) didampingi Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan lainnya meninjau pembangunan RS Jantung dan Otak di Makassar, Sabtu,(20/1/2024).ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel
    Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan pembangunan Rumah Sakit Khusus Jantung, Otak dan Kanker Kota Makassar akan selesai dan beroperasi pada Juli 2024.

    Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin, di Makassar, Sabtu pada kegiatan Refleksi Konsolidasi Program Kerja RS Vertikal Tahun 2024 memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan terhadap provinsi yang dipimpinnya.

    "Dipilihnya Kota Makassar, Sulawesi Selatan sebagai lokasi pelaksanaan Refleksi Konsolidasi Program Kerja RS Vertikal Tahun 2024, merupakan bukti keseriusan Kementerian Kesehatan menjadikan wilayah ini sebagai pusat pengembangan dan edukasi, khususnya di bidang kesehatan.
    Termasuk upaya mengatasi ketimpangan infrastruktur di bidang kesehatan," katanya.

    "Di provinsi ini saat ini sedang berlangsung Pembangunan RS UPT Vertikal di Makassar, yang didesain untuk dapat memberikan layanan komprehensif utamanya penyakit katastrofik secara paripurna (diagnostik, terapetik dan rehabilitatif)," ujarnya pada acara yang turut dihadiri Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

    Rumah sakit ini sekaligus diciptakan untuk bersaing dengan rumah sakit lain di Kawasan Asia.

    Baca juga: Pemprov Sulsel lelang 13 unit alat kesehatan RSKD Dadi Makassar

    Baca juga: Unicef-Pemprov Sulsel turunkan anak tidak sekolah di Bone dan Takalar


    Rumah Sakit Jantung, Otak, dan Kanker, kata Bahtiar, juga diharapkan dapat mengurangi beban antrian layanan jantung, kanker dan stroke di wilayah Jawa, sekaligus memperluas jangkauan layanan dalam skala Nusantara. Jika tidak ada kendala, Bulan Juli 2024 ini sudah bisa beroperasi melayani masyarakat.

    Bahtiar menyatakan, Sulawesi Selatan sebagai pintu Indonesia Timur, akses ke Sulawesi, Maluku dan Papua, sejatinya memperbaiki bidang kesehatan di Sulsel, berarti memperbaiki Indonesia.

    "Tugas kami semua, Pemerintah Provinsi Sulsel dan kabupaten/kota siap mendukung sepenuhnya kebijakan Bapak Menteri Kesehatan di bidang kesehatan," ucapnya.

    Sementara, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, berharap rumah sakit ini dapat menjadi pusat pelayanan kesehatan yang memiliki kualitas terbaik untuk Indonesia Timur. Ia juga mengapresiasi desain yang ada, demikian juga dengan lokasinya.

    "Ini rumah sakit vertikal (Makassar), cocoknya, pemilihan lokasi dan pemandangannya juga," ucapnya.

    Pada kesempatan ini, penghargaan juga diberikan kepada rumah sakit terbaik Indonesia. Adapun Rumah Sakit Wahidin Meraih Penghargaan Terbaik 1 untuk Pendaftaran Online, Terbaik Ke-2 Rumah Sakit Pendidikan, dan Rumah Sakit Mata Makassar Meraih Penghargaan Waktu Tunggu Pelayanan Terbaik Ke-2.

    Selain Menteri Kesehatan, juga hadir Deputi Komisioner Bidang Pengawasan, Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Iwan Pasila; Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan dr Azhar Jaya; Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyaki, Dr dr Maxi Rondonuwu, DHSM, MARS.

    Inspektur Jenderal, drg.Murti Utami; Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan, drg. Arianti Anaya, Staf ahli Menteri bidang Desentralisasi Kesehatan
    Dr. Kirana Pritasari, dan Senior Executive Vice President Digital Bank Mandiri Sunarto Xie.

    Baca juga: Pemprov Sulsel optimistis peserta JKN capai 98 persen

    Baca juga: Penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan di Sulsel bertambah

    Pewarta: Abdul Kadir
    Editor: Zita Meirina
    Copyright © ANTARA 2024

    Tags:
    Komentar
    Additional JS