0
News
    Home DBD Demam Berdarah Dengue Featured Kesehatan Pilihan Puskesmas Kaliori Rembang

    Kasus DBD di Rembang Meningkat, Puskesmas Kaliori Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Nyamuk - Beritasatu

    3 min read

     Kasus DBD di Rembang Meningkat, Puskesmas Kaliori Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Nyamuk

    BeritaSatu.com

    Rembang, Beritasatu.com - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Rembang mengalami lonjakan sejak awal Januari 2024. Bahkan, RSUD dr R Soetrasno Rembang hingga alami penuh pasien kasus DBD. Kondisi tersebut membuat sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) di tingkat kecamatan juga turut serta merawat pasien DBD.

    ADVERTISEMENT

    Pantauan Beritasatu.com di Puskesmas Kaliori Rembang, Jawa Tengah Rabu (17/1/2024), tampak sejumlah pasien yang mayoritas anak-anak masih dalam perawatan medis. Di mana terdapat dua anak dinyatakan positif DBD.

    Koordinator Program DBD Puskesmas, Kaliori Setyo mengakui adanya lonjakan kasus DBD di wilayahnya sejak awal Januari 2024. Tercatat ada enam temuan kasus yang sudah terkonfirmasi positif DBD, mayoritas kasus tersebut menyerang anak-anak.

    "Iya memang sejak Januari 2024 banyak kasusnya. Total ada enam, hari ini yang sudah keluar laboratnya dua kasus dalam perawatan," kata Setyo saat ditemui Beritasatu.com di Puskesmas Kaliori Rembang, Rabu (17/1/2024).

    Katanya, dari kasus tersebut paling banyak di wilayah Desa Meteseh, Kecamatan Kaliori, Rembang tercatat ada empat temuan di wilayah tersebut. Dari tindakan Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang sendiri berupaya melakukan penyemprotan foging pada Rabu (17/1/2024) pagi.

    "Nanti kami diminta dampingi petugas Dinas Kesehatan Rembang untuk foging di Meteseh. Ada empat kasus di dalam satu wilayah," tambahnya.

    Selain foging, pihaknya pun mengajak masyarakat untuk rutin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M plus, yakni menguras dan menyikat, menutup tempat tampungan air dan memanfaatkan/mendaur ulang barang bekas demi mencegah gigitan serta perkembangbiakan nyamuk.

    Menurut data Dinas Kesehatan Rembang, mencatat 33 kasus DBD sejak awal Januari 2024. Jumlah tersebut naik dua kali lipat dibanding bulan Desember 2023 yang berkisar 19 kasus DBD.

    Lonjakan kasus tersebut membuat RSUD dr R Soetrasno cukup banyak menampung pasien DBD, tercatat dari 24 bed hingga Rabu (17/1/2024) masih terisi penuh mayoritas pasien DBD anak.

    DBD

    DBD Rembang

    Dinkes Rembang

    Simak berita dan artikel lainnya di Google News

    Ikuti terus berita terhangat dari Beritasatu.com via whatsapp

    Komentar
    Additional JS