0
News
    Home Featured Perdagangan Karbon Pilihan Prabowo-Gibran

    Menuju Indonesia Emas 2024, Prabowo-Gibran Bakal Percepat Perdagangan Karbon di Indonesia - Antara news

    2 min read

     

    Menuju Indonesia Emas 2024, Prabowo-Gibran Bakal Percepat Perdagangan Karbon di Indonesia

    Jumat, 19 Januari 2024 | 07:00 WIB
    AH
    R
    Talkshow bertajuk
    Talkshow bertajuk "Peran Industri Karbon: Menuju Indonesia Emas", di media center TKN, Jakarta Selatan, pada Kamis, 18 Januari 2024. (Beritasatu.com/Andrea Hosana)

    Jakarta, Beritasatu.com - Calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rangkabuming Raka akan mempercepat perdagangan karbon di Indonesia.

    ADVERTISEMENT

    Dalam rangka mewujudkan visinya, yakni "Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045", Prabowo-Gibran membuat delapan misi atau "Asta Cita", 17 program prioritas, dan delapan program hasil terbaik cepat.

    Pakar carbon climate and sustainable TKN Prabowo-Gibran, Glory H Sihombing memaparkan bahwa dalam program prioritasnya, Prabowo-Gibran berkomitmen untuk menjamin kelestarian lingkungan hidup untuk memberikan generasi mendatang kehidupan yang sehat dan nyaman.

    BACA JUGA
    ADVERTISEMENT

    Oleh karena itu, Glory menyebut bahwa pencapaian komitmen terhadap target pembangunan berkelanjutan termasuk percepatan pencapaian target net zero emisi gas rumah kaca (GRK) akan dilaksanakan salah satunya dengan menurunkan jejak karbon.

    “Itu sudah pasti dilaksanakan, karena itu adalah suatu sistem kesatuan. Sebelumnya, Pak Jokowi yang langsung membuka Bursa Efek Indonesia akhirnya membuka perdagangan karbon,” kata Glory dalam Talkshow bertajuk "Peran Industri Karbon: Menuju Indonesia Emas", di media center TKN, Jakarta Selatan, pada Kamis (18/1/2024).

    Meski perdagangan karbon sudah di buka, Glory mengatakan mekanisme tersebut baru akan berjalan apabila sudah ada penerapan carbon tax atau pajak karbon.

    BACA JUGA

    “Penentuan harga, penentuan mekanisme, dan penentuan kapan waktu terbaik untuk melaksanakan ini memang itu yang belum ketemu. Namun, kalau dari pemerintah saat ini, campain trade sudah dijelaskan,” lanjut Glory.

    Setelah campain trade dilaksanakan, langkah selanjutnya yang dapat dilakukan adalah carbon tax.

    “Ketika carbon tax diterapkan, seharusnya ini akan memicu industri lebih baik, dari pada membayar tax-nya,” tutupnya.

    Komentar
    Additional JS