5 Jenis Buah yang Bisa Picu Gula Darah Naik, Penderita Diabetes Wajib Waspada Halaman all - Kompas
5 Jenis Buah yang Bisa Picu Gula Darah Naik, Penderita Diabetes Wajib Waspada Halaman all - Kompas.com

KOMPAS.com - Buah merupakan salah satu makanan sumber serat yang baik untuk kesehatan tubuh.
Meskipun bermanfaat dan baik untuk tubuh, tidak semua jenis buah dapat dikonsumsi oleh orang dengan riwayat kesehatan tertentu.
Penderita diabetes, misalnya, dianjurkan untuk menghindari konsumsi buah-buah tertentu karena berpotensi menaikkan kadar gula dalam tubuh.
Lantas, apa saja buah yang dapat menyebabkan gula darah naik?
Buah yang menyebabkan gula darah naik
1. Buah dengan kadar gula tinggi
Seorang ahli diet bersertifikat asal Amerika Serikat, Zoe Fienman mengimbau semua orang agar memperhatikan porsi sekali makan ketika mengonsumsi buah, dikutip dari All Recipes.
Terlebih, ada beberapa jenis buah yang tinggi kadar gula, seperti mangga, pisang, pepaya, nanas, dan semangka.
Fienman merekomendasikan, buah dengan tinggi kadar gula dapat dikonsumsi maksimal setengah cangkir per hari.
Meski demikian, porsi tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan riwayat penyakit orang yang akan mengonsumsinya.
Bagi penderita diabetes, disarankan untuk mengonsumsinya dalam porsi kecil atau lebih baik menghindarinya, agar tidak memicu kenaikan gula darah.
2. Buah kalengan
Di pasar atau swalayan, ada buah yang dikemas di dalam kaleng, seperti leci, jeruk, stroberi, dan sebagainya.
Meskipun harganya lebih murah dan awet, jenis buah yang sudah diolah seperti ini tidak baik untuk kesehatan.
Perawat spesialis penanganan diabetes bersertifikat, Kim Rose mengatakan, buah kalengan bukanlah pilihan makanan yang baik bagi penderita diabetes.
Sebab, buah kalengan sudah melalui proses pengawetan dan mengandung sirup, serta gula tambahan.
Jika dikonsumsi, sirup dan gula tambahan ini dapat menyebabkan kenaikan kadar gula darah.
3. Buah yang dikeringkan

Ada beberapa jenis buah yang diolah kembali menjadi kering, seperti kismis atau manisan buah.
Meskipun lezat untuk campuran makanan dan salad, buah yang sudah dikeringkan mempunyai kandungan gula yang sangat tinggi setelah melalui proses pengeringan, dilansir dari Very Well Health.
Hal ini menghasilkan makanan yang lebih tinggi karbohidrat dibandingkan buah segar utuh.
Buah-buahan kering mungkin juga mengandung tambahan gula dan lebih rendah serat, apabila kulitnya telah dibuang.
Satu cangkir kismis mengandung 127 gram karbohidrat dan 104 gram gula. Sebaliknya, 1 cangkir anggur segar hanya mengandung 27 gram karbohidrat dan 23 gram gula.
4. Buah yang sudah dijadikan jus
Banyak orang menganggap bahwa konsumsi buah dalam bentuk jus adalah salah satu cara yang sehat untuk memberikan nutrisi bagi tubuh.
Padahal, tubuh perlu bekerja lebih keras untuk memecah gula yang ada di dalam jus buah.
Dalam segelas jus buah, hampir semua kandungan seratnya sudah hilang akibat proses pengolahan menjadi minuman.
Oleh karena itu, proses metabolisme menjadi cepat sehingga bisa meningkatkan gula darah dalam hitungan menit.
Kondisi ini berlaku untuk semua jenis jus buah, baik jus buah murni ataupun campuran dengan perasa buah.
Jus juga dapat menyumbang banyak kalori tanpa membuat tubuh merasa kenyang. Kondisi ini pada akhirnya bisa memicu peningkatan berat badan.
5. Buah tinggi karbohidrat
Karbohidrat merupakan zat gizi makro yang penting untuk kesehatan secara keseluruhan.
Namun, asupan karbohidrat mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kadar gula darah.
Kandungan karbohidrat tidak hanya ada di dalam makanan pokok seperti nasi saja, tetapi juga ada di dalam buah-buahan tertentu, dikutip dari Medical News Today.
Beberapa buah yang tinggi karbohidrat adalah anggur merah, pisang, apel Fuji, mangga, dan nanas.
Bagi para penderita diabetes, cobalah untuk mengatur porsi buah yang tinggi karbohidrat dalam sekali makan agar kadar gula darah tidak meningkat.