Sosial Media
0
Terkini
    Home Featured GERD Kesehatan Mental Pilihan Featured Puasa

    Puasa Bisa Sembuhkan Gerd, Ini Penjelasan Dokter - Beritasatu

    2 min read

     

    Puasa Bisa Sembuhkan Gerd, Ini Penjelasan Dokter

    Selasa, 12 Maret 2024 | 15:36 WIB
    NF
    NF
    Ilustrasi seseorang terkena maag atau gerd.
    Ilustrasi seseorang terkena maag atau gerd. (Freepik/Istimewa)

    Jakarta, Beritasatu.com - Puasa dapat memberikan beberapa manfaat bagi orang yang menderita gastroesophageal reflux disease (gerd) atau maag, tetapi dampaknya dapat bermacam-macam dan tergantung pada kondisi masing-masing orang.

    Gerd dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kebiasaan makan yang tidak sehat, kelebihan berat badan atau obesitas, kebiasaan merokok, kehamilan, dan kondisi medis tertentu.

    Dokter spesialis Penyakit Dalam RS Cipto Mangunkusumo dr Muhammad Firhat Idrus SpPD K-GEH mengatakan, pada beberapa penelitian yang mengungkapkan melaksanakan ibadah puasa dapat mengurangi keparahan dari maag atau gerd.

    BACA JUGA

    "Mungkin yang seringkali tercetus maagnya adalah saat awal puasa yang tadinya makan tiga kali sehari jadi dua kali sehari. Namun setelah itu gejalanya malah akan mengalami perbaikan," kata Firhat dikutip dari Antara.

    Firhat menjelaskan, puasa dapat memaksa seseorang untuk makan secara teratur pada jam yang sama, yakni saat berbuka puasa dan makan sahur.

    Oleh karena itu, hal tersebut dapat memperbaiki gejala maag atau gerd yang sering muncul kepada sebagian orang.

    "Pola makan yang teratur, maka asam akan keluar dari lambung di jam yang tepat dengan asupan makanan yang cukup sehingga tidak menyebabkan nyeri atau rasa tidak nyaman," ujarnya.

    BACA JUGA

    Dokter Firhat mengingatkan, meskipun sudah melakukan makan pada jam yang sudah disesuaikan saat berpuasa, tetapi apabila mengonsumsi makanan terlalu berlebihan juga dapat menyebabkan asam lambung naik.

    "Kenapa maag pada bulan puasa sering kambuh? itu karena konsumsi semua jenis makanan penyebab maag dan gerd di waktu yang sama dalam jumlah yang banyak. Jadi lambung mendapatkan semua jenis pemicu asam lambung di waktu yang sama, itu bisa jadi penyebab utamanya," jelasnya.

    Komentar
    Additional JS