4 Rekomendasi Wisata Batik di Solo Jawa Tengah : Belajar Sejarah Batik hingga Belanja Batik Murah - Tribunsolo
4 Rekomendasi Wisata Batik di Solo Jawa Tengah : Belajar Sejarah Batik hingga Belanja Batik Murah - Tribunsolo.com
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
Ringkasan Berita:
- Kampung Batik Kauman & Laweyan: Pusat batik klasik dan modern di Solo, dengan motif khas keraton dan paten, serta fasilitas belajar membatik.
- Museum Batik Danar Hadi: Koleksi batik terbanyak di Indonesia (10.000 kain), menampilkan batik tradisional hingga kontemporer, sekaligus tempat edukasi budaya.
- Pasar Klewer: Destinasi belanja batik cap dan tulis dengan harga mulai Rp11 ribu, cocok untuk eceran maupun grosir.
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kota Solo, Jawa Tengah, selama ini dikenal sebagai kota budaya yang kaya akan kesenian tradisional, salah satunya batik.
Solo menawarkan banyak destinasi wisata batik yang tidak hanya sebagai tempat berbelanja, tetapi juga pusat pelestarian budaya dan pendidikan.
Di Solo, Tribuners bisa mengeksplorasi sejarah batik dan belajar membatik.
Selain itu, kamu juga bisa berbelanja batik dari harga murah meriah sampai kualitas premium.
Berikut rekomendasi wisata batik di Kota Solo"
1. Kampung Batik Kauman

Kauman merupakan kampung batik yang sudah ada sejak lama dan menjadi pusat batik tertua di Solo.

Ditetapkan sebagai Kampung Wisata Batik pada 2016, Kauman dahulu merupakan pemukiman abdi dalem Keraton Kasunanan.
Motif batik di sini klasik, mengikuti pakem keraton dengan warna gelap yang khas.
Selain berbelanja, pengunjung bisa menyaksikan proses membatik secara langsung, hingga ikut kursus membatik.
- Alamat: Jalan Trisula, Kauman, Pasar Kliwon
- Jam operasional: 08.00-18.00 WIB
- Harga: Mulai Rp30.000
2. Kampung Batik Laweyan

Berlokasi di Laweyan, kampung batik ini sudah ada sejak 500 tahun lalu dan menjadi ikon batik di Solo.
Laweyan menawarkan lebih dari 250 motif batik yang telah dipatenkan, dengan warna yang lebih cerah dan motif lebih modern dibanding Kauman.
Kampung ini juga memiliki arsitektur unik bergaya Jawa, Cina, Eropa, dan Islam, serta fasilitas wisata lengkap termasuk penginapan, restoran, masjid, dan pusat pelatihan budaya.
- Alamat: Jalan Sidoluhur No.6, Bumi, Kecamatan Laweyan
- Jam operasional: 08.00-20.00 WIB
3. Museum Batik Danar Hadi

Dibangun sejak 1967 oleh Santosa Doellah, Museum Batik Danar Hadi memiliki koleksi batik terbanyak di Indonesia, mencapai 10.000 kain.
Museum ini berada di kompleks House of Danar Hadi dan menampilkan bangunan-bangunan bersejarah, termasuk Ndalem Wuryaningratan yang dulunya kediaman keluarga Raden Wuryaningrat.
Selain menjadi tempat belajar batik, museum ini juga memamerkan batik modern dan kontemporer.
- Alamat: Jalan Slamet Riyadi No.261, Sriwedari, Laweyan
- Jam operasional: 09.00-16.30 WIB
4. Pasar Klewer

Pasar Klewer adalah destinasi belanja batik yang wajib dikunjungi.
Di sini tersedia batik cap dan tulis dengan harga bervariasi, mulai dari Rp11 ribu hingga jutaan rupiah.
Pasar ini memungkinkan pembeli melakukan tawar-menawar, dan menyediakan beragam produk seperti kemeja, rok, celana, hijab, hingga daster bermotif batik.
Pasar ini cocok untuk wisata belanja baik secara eceran maupun grosir.
- Alamat: Jalan Dr. Radjiman Wedyadiningrat No.5A, Gajahan, Pasar Kliwon
- Jam operasional: 08.00-17.00 WIB
(*)