5 Resep Buncis Bawang Putih, dari Sederhana hingga Ala Restoran, Anti Gagal! - Liputan6
5 Resep Buncis Bawang Putih, dari Sederhana hingga Ala Restoran, Anti Gagal!
Cari inspirasi masak sayur? Kumpulan resep buncis bawang putih ini jawabannya! Mulai dari tumis simpel, versi kecap manis, hingga ala Chinese restaurant.
Liputan6.com, Jakarta - Resep buncis bawang putih bisa menjadi pilihan menarik yang praktis, sehat, dan cepat, untuk Anda yang terburu-buru. Buncis dan bawang putih adalah duo klasik dapur Indonesia yang sering diolah menjadi hidangan tumis sederhana namun lezat. Sayangnya, hasilnya bisa sangat berbeda antara satu dapur dengan dapur lainnya. Ada yang berhasil menghasilkan buncis renyah dan penuh rasa, namun tak sedikit yang berakhir dengan buncis lembek dan hambar.
Artikel ini akan mengungkap rahasia di balik resep buncis bawang putih yang sempurna dan menyajikan 5 variasi resep untuk berbagai selera dan kesempatan. Mulai dari versi super praktis untuk hari sibuk, hingga teknik ala restoran Chinese yang menghasilkan tekstur keriput khas. Prinsip dasar yang akan kita bahas meliputi teknik blanching atau menggoreng sebentar untuk mempertahankan kerenyahan, serta penggunaan api besar untuk tumisan cepat yang tidak membuat buncis berair.
Pembaca akan mendapatkan resep lengkap dengan takaran jelas, tips anti gagal dari para ahli, dan jawaban atas pertanyaan umum seputar pengolahan buncis. Tak hanya itu, setiap resep dilengkapi dengan variasi untuk kebutuhan berbeda, mulai dari versi ramah anak, vegetarian, hingga yang lebih sehat. Yuk, simak resep-resepnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (4/2/2026).
Resep Dasar Anti Gagal
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493235/original/006484200_1770198385-Resep_Dasar_Anti_Gagal.jpg)
Ini adalah resep andalan untuk pemula yang menjamin buncis tetap renyah dan bawang putih tidak gosong. Teknik kuncinya terletak pada blanching (merebus sebentar) yang membuat buncis setengah matang, sehingga saat ditumis hanya butuh waktu 2-3 menit dengan api besar. Hasilnya? Buncis berwarna hijau cerah, bertekstur renyah, dan bawang putih harum keemasan tanpa kepahitan.
Pilih buncis yang berbunyi "crak" saat dipatahkan. Ini tanda kesegaran yang akan menentukan tekstur akhir. Potong bawang putih menjadi dadu kecil sekitar 3mm, bukan cincang halus, agar tidak cepat gosong saat ditumis.
Bahan Utama:
- 500 gr buncis segar, potong kedua ujungnya
- 6-8 siung bawang putih, potong dadu kecil (3mm)3
- sdm minyak sayur
Bahan Bumbu:
- 1 sdt garam (untuk blanching)
- 1 sdm kecap manis
- ½ sdt gula merah, sisir halus
- ¼ sdt garam
- ¼ sdt lada bubuk
Bahan Pelengkap:
- 2 liter air untuk merebus
- Air es secukupnya untuk merendam
- 2 cabai merah keriting (opsional, buang bijinya jika tidak suka pedas)
Cara Membuat:
- Blanching Buncis: Didihkan 2 liter air dalam panci besar, tambahkan 1 sdt garam. Masukkan buncis yang sudah dipotong ujungnya, rebus selama 90 detik tepat. Buncis akan berubah warna menjadi hijau lebih cerah, namun masih keras saat digigit—ini yang kita inginkan.
- Rendam Air Es: Segera angkat buncis dengan saringan, lalu rendam dalam mangkuk berisi air es selama 30 detik. Proses ini disebut "shocking" yang menghentikan proses pemasakan sekaligus mengunci warna hijau cerah. Tiriskan hingga kering.
- Panaskan Wajan: Panaskan wajan dengan api besar hingga benar-benar panas. Tuang 3 sdm minyak sayur, tunggu hingga minyak berasap tipis—ini tanda wajan siap digunakan.
- Tumis Bawang Putih: Kecilkan api menjadi sedang, masukkan bawang putih dadu. Tumis selama 45 detik sambil terus diaduk hingga harum dan berubah warna kecokelatan muda. Jangan sampai menghitam karena akan pahit. Jika menggunakan cabai, masukkan bersamaan dengan bawang putih.
- Masukkan Buncis: Naikkan kembali api menjadi besar, masukkan buncis yang sudah di-blanching. Aduk cepat dengan gerakan mengangkat (toss) selama 1 menit agar bumbu merata dan buncis tidak mengeluarkan air.
- Beri Bumbu Akhir: Tambahkan kecap manis, gula merah, garam, dan lada bubuk. Aduk cepat selama 30 detik hingga semua bumbu terserap. Jangan lebih dari ini agar buncis tidak lembek.
- Sajikan: Angkat segera, pindahkan ke piring saji selagi panas. Buncis bawang putih dasar siap dinikmati dengan nasi hangat atau sebagai lauk pendamping.
Buncis Bawang Putih Goreng Kriuk
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493236/original/031043500_1770198385-Buncis_Bawang_Putih_Goreng_Kriuk.jpg)
Versi ini mengadopsi teknik restoran Chinese yang menghasilkan buncis dengan tekstur "keriput" khas dan sangat gurih. Rahasia teksturnya terletak pada proses menggoreng buncis sebentar dalam minyak panas, yang membuat permukaan luar sedikit mengkerut namun bagian dalam tetap renyah. Bawang putih goreng yang ditaburkan di akhir memberikan lapisan rasa dan tekstur kriuk yang adiktif.
Tips kunci untuk mendapatkan bawang putih goreng yang tidak pahit adalah cuci cincangannya dengan air mengalir untuk membuang getah, lalu keringkan sebelum digoreng. Alternatifnya, gunakan api kecil-sedang dan terus aduk agar matang merata.
Bahan Utama:
- 350 gr baby buncis (atau buncis biasa, potong serong)
- 12 siung bawang putih, cincang halus
- Minyak goreng secukupnya
Bahan Saus:
- 2 sdt saus tiram
- 2 sdt maizena
- 80 ml air
- ½ sdt kaldu ayam bubuk
- ¼ sdt penyedap (MSG, opsional)
- ½ sdm gula pasir
- 1 sdm arak masak (opsional, skip untuk versi halal)
- ¼ sdt garam
- 1/8 sdt merica
Bahan Pelengkap:
- Air dingin untuk merendam buncis
- Minyak goreng untuk menumis
Cara Membuat:
- Persiapan Saus: Campurkan air, kaldu ayam bubuk, saus tiram, gula pasir, penyedap, dan maizena dalam mangkuk kecil. Aduk rata hingga maizena larut sempurna, kemudian tambahkan garam dan merica. Aduk lagi dan sisihkan. Tes rasa jika perlu, sesuaikan keasinan dengan merek saus tiram yang digunakan.
- Goreng Buncis: Panaskan minyak dalam wajan dengan ketinggian sekitar 3-4 cm, gunakan api sedang-besar. Saat minyak sudah panas (tes dengan ujung buncis, jika langsung berbunyi berarti siap), masukkan buncis dengan hati-hati. Tutup wajan sebentar untuk mencegah cipratan. Goreng selama 1-2 menit hingga permukaan buncis terlihat sedikit bergelembung dan berwarna hijau lebih tua. Angkat dan tiriskan.
- Rendam Air Dingin (Opsional): Untuk hasil yang lebih renyah dan mengurangi minyak, segera rendam buncis goreng ke dalam air dingin selama 30 detik. Proses ini menghentikan pemasakan dan mengunci tekstur kriuk. Tiriskan hingga benar-benar kering.
- Goreng Bawang Putih untuk Taburan: Pisahkan setengah bawang putih cincang. Jika ingin hasil tidak pahit, cuci cincangan bawang putih dengan air, lalu keringkan dengan tisu. Panaskan 3 sdm minyak dengan api kecil-sedang, goreng bawang putih sambil terus diaduk hingga berwarna kuning keemasan (sekitar 2-3 menit). Matikan api tapi tetap aduk sebentar hingga warna berubah golden brown. Angkat segera dan tiriskan di atas tisu.
- Tumis Sisa Bawang Putih: Gunakan wajan yang sama, buang sebagian minyak bekas goreng, sisakan 2 sdm. Panaskan dengan api sedang, tumis sisa bawang putih cincang hingga harum (sekitar 30 detik). Jangan sampai gosong.
- Masukkan Arak Masak: Jika menggunakan arak masak, tuang sekarang dan aduk cepat selama 10 detik hingga aroma alkohol menguap. Jika skip, langsung lanjut ke langkah berikutnya.
- Masak Saus: Aduk kembali campuran saus agar maizena tidak mengendap, lalu tuang ke dalam wajan. Masak dengan api sedang sambil terus diaduk hingga saus mengental dan mengkilap (sekitar 1 menit). Saus siap saat mulai menempel di sendok kayu.
- Campur dengan Buncis: Masukkan buncis yang sudah direndam air dingin. Aduk cepat selama 30-45 detik hingga semua buncis terbalut saus. Jangan terlalu lama agar buncis tidak menyerap terlalu banyak saus dan menjadi lembek.
- Pindahkan dan Taburi: Angkat buncis, tata di piring saji. Taburi dengan bawang putih goreng kriuk di atasnya. Sajikan segera selagi hangat untuk menikmati kontras tekstur antara buncis lembut-kriuk dengan bawang putih garing.
Tumis Buncis Saus Tiram & Wijen
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493237/original/061677300_1770198385-Tumis_Buncis_Saus_Tiram___Wijen.jpg)
Variasi modern yang gurih dengan sentuhan aroma wijen sangrai ini sangat praktis namun terlihat premium. Kombinasi saus tiram dengan bawang bombai memberikan rasa umami yang kaya, sementara taburan wijen sangrai menambah dimensi rasa nutty dan membuat tampilan hidangan lebih estetis. Cocok untuk acara makan keluarga atau ketika ingin membuat hidangan sehari-hari terlihat lebih istimewa.
Bahan Utama:
- 250 gr buncis, potong kedua ujungnya
- 1 sdm bawang putih cincang
- ⅓ bawang bombai, iris tipis
- 2 sdm margarin atau mentega
Bahan Bumbu:
- 3 sdm saus tiram
- ¼ sdt garam (opsional, tes rasa dulu)
- ¼ sdt lada bubuk
Bahan Pelengkap:
- 2 sdm biji wijen sangrai
- Air untuk merebus (jika diperlukan)
Cara Membuat:
- Rebus Buncis (Opsional untuk Anak-Anak): Jika memasak untuk anak kecil atau yang suka tekstur lebih lembut, rebus buncis dalam air mendidih selama 2-3 menit hingga setengah matang. Jangan terlalu lama karena akan ditumis lagi nanti. Angkat dan tiriskan. Untuk dewasa, skip tahap ini dan langsung tumis buncis mentah agar lebih renyah.
- Panaskan Margarin: Panaskan wajan dengan api sedang, masukkan 2 sdm margarin atau mentega. Tunggu hingga margarin meleleh sempurna dan mulai berbusa ringan. Ini tanda siap untuk menumis.
- Tumis Aromatics: Masukkan bawang putih cincang dan irisan bawang bombai. Tumis sambil diaduk konstan selama 1-2 menit hingga aromanya keluar dan bawang bombai mulai transparan. Jangan sampai bawang putih gosong karena akan pahit.
- Masukkan Buncis: Masukkan buncis (yang sudah direbus atau yang masih mentah). Jika menggunakan buncis mentah, tambahkan 2 sdm air agar tidak lengket dan membantu proses pemasakan. Tumis dengan api besar selama 3-4 menit sambil sesekali diaduk hingga buncis matang namun tetap renyah. Jangan gunakan air rebusan buncis karena bisa membuat hidangan berair.
- Tambahkan Saus Tiram: Tuang 3 sdm saus tiram ke dalam wajan. Aduk cepat dan rata hingga semua buncis terbalut saus. Masak selama 1 menit dengan api sedang agar saus meresap.
- Koreksi Rasa: Cicipi, tambahkan garam dan lada bubuk jika diperlukan. Beberapa merek saus tiram sudah sangat asin, jadi tes rasa adalah kunci agar tidak over-seasoning.
- Taburi Wijen: Matikan api, pindahkan buncis ke piring saji. Taburi dengan 2 sdm biji wijen sangrai selagi masih panas agar wijen sedikit meleleh dan menempel. Wijen sangrai ini membuat masakan biasa terasa elit dan memberikan aroma nutty yang khas.
- Sajikan: Buncis saus tiram dan wijen siap dihidangkan sebagai lauk pendamping nasi putih, nasi goreng, atau sebagai side dish untuk menu protein seperti ayam goreng atau ikan bakar.
Buncis Bawang Putih Mentega Kid-Friendly
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493238/original/093330400_1770198385-Buncis_Bawang_Putih_Mentega_Kid-Friendly.jpg)
Versi ini dirancang khusus untuk lidah anak-anak atau siapa saja yang lebih menyukai rasa mild dan tekstur yang sedikit lebih lembut. Tambahan mentega di akhir masakan memberikan rasa creamy yang tidak terlalu kuat namun cukup untuk membuat anak-anak mau makan sayur. Tanpa cabai dan dengan lada yang minimal, resep ini aman untuk perut sensitif namun tetap enak dan bergizi.
Bahan Utama:
- 300 gr buncis, potong kedua ujungnya
- 4 siung bawang putih, cincang kasar
- 2 sdm minyak sayur
- 1 sdm mentega tawar (unsalted butter)
Bahan Bumbu:
- ½ sdt kaldu jamur atau kaldu ayam bubuk
- ¼ sdt gula pasir
- Sejumput lada bubuk (sangat sedikit)
- Sejumput garam (sesuaikan dengan kaldu yang sudah asin)
Bahan Pelengkap:
- 1½ liter air untuk merebus
- ½ sdt garam untuk blanching
Cara Membuat:
- Blanching Buncis untuk Tekstur Lebih Lembut: Didihkan 1½ liter air dalam panci, tambahkan ½ sdt garam. Masukkan buncis, rebus selama 2 menit (lebih lama 30 detik dari resep dasar) agar tekstur lebih empuk namun masih renyah. Angkat dan tiriskan. Jika anak sangat kecil atau sedang belajar makan, bisa direbus hingga 2½ menit.
- Tumis Bawang Putih: Panaskan wajan dengan api sedang, tuang 2 sdm minyak sayur. Masukkan bawang putih cincang kasar, tumis selama 1 menit hingga harum dan berwarna kuning keemasan. Gunakan api sedang agar tidak gosong—anak-anak sensitif terhadap rasa pahit.
- Masukkan Buncis: Masukkan buncis yang sudah di-blanching. Aduk rata dengan bawang putih, tumis selama 1-2 menit dengan api sedang agar tidak terlalu cepat dan buncis merata panas.
- Tambahkan Kaldu dan Gula: Taburkan kaldu jamur bubuk dan gula pasir. Aduk rata dan masak selama 30 detik hingga kaldu larut dan meresap ke buncis. Gula pasir membantu memunculkan rasa manis alami buncis yang disukai anak-anak.
- Beri Sedikit Lada: Tambahkan hanya sejumput lada bubuk (sekitar ⅛ sdt atau kurang). Aduk rata. Untuk anak di bawah 3 tahun, lada bisa di-skip sepenuhnya.
- Sentuhan Akhir dengan Mentega: Matikan api, segera tambahkan 1 sdm mentega tawar. Aduk cepat hingga mentega meleleh dan melapisi semua buncis dengan coating lembut dan creamy. Mentega yang ditambahkan saat api mati membuat tekstur lebih halus tanpa terlalu berminyak.
- Koreksi Rasa dan Sajikan: Cicipi, tambahkan sejumput garam jika diperlukan (ingat kaldu bubuk sudah asin). Pindahkan ke piring saji dengan warna cerah agar menarik perhatian anak. Sajikan selagi hangat bersama nasi putih atau kentang tumbuk sebagai comfort food.
Buncis Bawang Putih Cepat 15 Menit
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493239/original/021200800_1770198386-Buncis_Bawang_Putih_Cepat_15_Menit.jpg)
Resep super praktis ini dirancang untuk hari-hari yang sangat sibuk ketika Anda butuh hidangan sehat namun tidak punya waktu untuk blanching atau goreng terpisah. Tekniknya sederhana: buncis segar langsung ditumis dengan api besar hingga matang sempurna dalam waktu singkat. Meski tanpa pemanasan awal, hasilnya tetap renyah asalkan buncis benar-benar segar dan api konstan tinggi.
Bahan Utama:
- 300 gr buncis segar, potong serong atau dadu kecil (±½ cm)
- 6 siung bawang putih, cincang kasar
- 3 sdm minyak sayur
Bahan Bumbu:
- ½ sdt kaldu jamur bubuk
- ¼ sdt gula pasir
- ¼ sdt lada bubuk
- Sejumput garam
- 1 sdm kecap manis (opsional, untuk rasa gurih)
Bahan Pelengkap:
- 2-3 sdm air (jika buncis terlihat kering saat ditumis)
Cara Membuat:
- Panaskan Wajan dengan Maksimal: Nyalakan kompor dengan api besar, panaskan wajan hingga benar-benar panas (sekitar 1 menit). Ini krusial untuk metode cepat tanpa blanching. Wajan panas membuat buncis langsung "kena panas" tanpa mengeluarkan air.
- Tumis Bawang Putih Cepat: Tuang 3 sdm minyak, tunggu 15 detik hingga minyak panas. Masukkan bawang putih cincang kasar, tumis cepat selama 30-45 detik hingga harum. Jangan tunggu sampai kecokelatan—segera lanjut ke tahap berikutnya.
- Masukkan Buncis: Langsung masukkan buncis yang sudah dipotong kecil. Aduk cepat dengan gerakan mengangkat (tossing) agar semua permukaan buncis terkena panas wajan. Tetap gunakan api besar sepanjang waktu.
- Tumis dengan Teknik "Sear and Toss": Tumis buncis selama 4-5 menit dengan cara: biarkan diam 30 detik (agar ada sedikit char/gosong di permukaan), lalu aduk cepat, biarkan diam lagi 30 detik, aduk. Ulangi hingga buncis mulai agak layu namun masih renyah. Jika terlihat terlalu kering atau mulai lengket, tambahkan 2-3 sdm air sedikit demi sedikit.
- Tambahkan Bumbu: Setelah 4-5 menit, buncis seharusnya sudah 80% matang (warnanya berubah lebih gelap dan agak layu). Taburkan kaldu jamur, gula pasir, lada bubuk, dan garam. Aduk cepat selama 30 detik hingga bumbu merata dan tercium aroma kaldu.
- Sentuhan Akhir (Opsional): Jika ingin rasa lebih gurih ala Indonesia, siram 1 sdm kecap manis di akhir. Aduk cepat 15 detik hingga kecap terserap. Jika skip kecap manis, langsung angkat.
- Cek Kematangan: Ambil satu potong buncis, gigit untuk tes tekstur. Seharusnya masih renyah dengan sedikit "crunch" namun tidak mentah (tidak ada rasa getir atau keras). Jika masih terlalu keras, tumis 1 menit lagi.
- Angkat dan Sajikan: Segera pindahkan ke piring saji. Total waktu dari mulai memasak hingga selesai: maksimal 8-10 menit. Sajikan sebagai lauk cepat untuk makan siang atau malam yang praktis.
FAQ Seputar Resep Tumis Buncis Bawang Putih
Q: Mengapa buncis saya selalu lembek dan berair?
A: Kemungkinan besar buncis Anda menjadi lembek karena dimasak terlalu lama dengan api kecil. Ketika buncis ditumis secara perlahan, sel-sel di dalamnya pecah dan mengeluarkan air, sehingga tekstur menjadi layu dan berair. Solusinya adalah menggunakan teknik blanching (merebus 90 detik dalam air mendidih lalu rendam air es) atau menggoreng sebentar (1-2 menit) terlebih dahulu, baru kemudian ditumis dengan api besar selama 2-3 menit saja. Api besar membuat proses memasak lebih cepat sehingga buncis tidak sempat mengeluarkan terlalu banyak cairan. Jangan lupa untuk mengangkat buncis segera setelah matang—jangan dibiarkan di wajan panas karena akan terus masak dan menjadi lembek.
Q: Bolehkah melewatkan tahap blanching atau menggoreng buncis?
A: Boleh, seperti yang ditunjukkan pada Resep #5 (Buncis Bawang Putih Cepat 15 Menit). Namun, perlu diingat bahwa tekstur akhir tidak akan serenyah jika Anda melakukan tahap pemanasan awal. Buncis yang langsung ditumis tanpa blanching cenderung memiliki tekstur yang lebih lembut dan kadang tidak merata kematangannya—bagian tengah mungkin masih agak keras sementara bagian luar sudah terlalu matang. Jika memilih metode ini, pastikan tiga hal: (1) buncis yang digunakan benar-benar segar dan masih muda, (2) potong buncis menjadi ukuran kecil atau serong tipis agar cepat matang, dan (3) gunakan api besar secara konstan sepanjang waktu menumis. Total waktu memasak minimal tetap harus 10 menit untuk menghilangkan senyawa berbahaya dalam buncis mentah.
Q: Apa pengganti saus tiram dan kecap manis untuk versi vegetarian?
Untuk membuat versi vegetarian, gunakan saus tiram vegetarian yang biasanya terbuat dari ekstrak jamur (oyster mushroom sauce atau shiitake oyster sauce). Merek populer yang menyediakan varian ini antara lain Lee Kum Kee dan Healthy Boy. Saus ini memberikan rasa umami yang mirip dengan saus tiram konvensional namun tanpa bahan hewani. Untuk pengganti kecap manis, pilih kecap manis yang berlabel vegetarian atau vegan karena beberapa kecap manis konvensional mengandung bahan pengawet atau pengental hewani. Kaldu ayam juga harus diganti dengan kaldu jamur bubuk atau kaldu sayuran. Jika menggunakan arak masak dalam resep, pastikan memilih yang tidak mengandung alkohol atau skip saja. Dengan substitusi ini, rasa tetap gurih dan lezat namun sepenuhnya plant-based.
Q: Bagaimana cara menyimpan bawang putih goreng agar tetap renyah?
A: Bawang putih goreng yang renyah adalah aset berharga untuk berbagai hidangan, jadi penting untuk menyimpannya dengan benar. Setelah ditiriskan dari minyak, segera sebarkan bawang putih goreng di atas beberapa lembar tisu makan atau kertas dapur untuk menyerap sisa minyak. Biarkan dingin sepenuhnya di suhu ruang—proses ini biasanya memakan waktu 15-20 menit. Jangan tutup atau masukkan ke wadah selagi masih hangat karena uap air yang terjebak akan membuat bawang putih lembek dan tidak krispy. Setelah benar-benar dingin dan kering, pindahkan ke toples kaca atau plastik kedap udara. Simpan di tempat kering, sejuk, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Dengan cara ini, bawang putih goreng bisa bertahan 2-3 minggu sambil mempertahankan kerenyahannya. Hindari menyimpan di kulkas karena kelembapan di dalam kulkas justru akan membuatnya lembek lebih cepat.
Q: Resep mana yang paling cocok untuk pemula?
A: Untuk pemula yang baru pertama kali mencoba membuat buncis bawang putih, Resep #1 (Resep Dasar Anti Gagal) dan Resep #5 (Buncis Bawang Putih Cepat 15 Menit) adalah pilihan terbaik. Resep #1 memberikan hasil paling konsisten karena menggunakan teknik blanching yang memastikan buncis matang merata dan tekstur renyah terjamin. Ikuti langkah blanching dengan seksama: 90 detik dalam air mendidih lalu rendam air es 30 detik. Ini adalah fondasi yang akan membuat Anda memahami timing dan tekstur yang tepat. Setelah menguasai resep dasar ini, Anda bisa bereksperimen dengan Resep #2 (versi goreng ala restoran) atau Resep #3 (dengan saus tiram dan wijen) yang tekniknya sedikit lebih kompleks. Resep #5 cocok jika Anda sangat terbatas waktu namun tetap ingin hasil yang layak—meski teksturnya tidak seperfect yang menggunakan blanching, prosesnya jauh lebih sederhana dan minim risiko gagal.