Tips Menu Sahur Seimbang agar Tubuh Tidak Loyo Saat Puasa - detik
Umat Muslim yang menjalankan puasa perlu mengisi kembali energi tubuh saat sahur sebagai bekal beraktivitas sepanjang hari. Karena itu, banyak orang memilih makanan berat agar rasa lapar tidak cepat muncul selama berpuasa.
Meski demikian, pemilihan menu sahur yang kurang tepat justru bisa membuat tubuh mudah mengantuk dan terasa lemas di siang hari.
Spesialis gizi, dr Johanes C Chandrawinata, SpGK, menyarankan agar menu sahur dipilih secara bijak supaya rasa kenyang bisa bertahan lebih lama. Salah satu asupan yang dianjurkan adalah sumber karbohidrat tinggi serat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, makanan sahur sebaiknya mengandung karbohidrat tinggi serat, misalnya muesli yang terbuat dari campuran oat, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Jenis makanan ini tidak hanya membantu kenyang lebih lama, tetapi juga menjaga pasokan energi tetap stabil selama berpuasa.
"Boleh juga ditambahkan protein, tapi proteinnya jangan yang banyak lemak, supaya nggak begah perutnya," jelas dia saat dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.
Sumber protein yang dianjurkan untuk sahur antara lain ikan, telur, dan daging tanpa lemak yang dapat membantu menjaga stamina selama berpuasa.
Di sisi lain, dr Johanes juga mengingatkan agar konsumsi makanan tinggi lemak, seperti gorengan, tidak berlebihan karena dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada lambung.
Ia menekankan asupan protein dalam menu sahur penting karena dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama, sehingga membantu menekan rasa lapar sebelum waktu berbuka.
Selain itu, ia menyarankan untuk tidak mengonsumsi makanan yang terlalu manis maupun terlalu asin. Asupan garam yang berlebihan dapat memicu tubuh lebih banyak mengeluarkan cairan melalui urine, yang pada akhirnya berisiko meningkatkan kemungkinan dehidrasi saat berpuasa.
"Tentu ini tidak baik, karena akan menimbulkan sedikit dehidrasi pada tubuh," pungkasnya.