0
News
    Home Featured Keuangan Spesial Tips & Tricks

    2 Digit Berapa Rupiah? Simak Penjelasan Lengkap Ini - Metrotvnews.com

    3 min read

     

    2 Digit Berapa Rupiah? Simak Penjelasan Lengkap Ini

    Husen Miftahudin • 28 December 2025 09:30

    SHARE NOW

    facebookTwitterWhatsAppTelegramLinkDecrease FontIncrease Font

    Jakarta: Istilah “2 digit” sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, terutama terkait finansial, namun sering menimbulkan kebingungan. Istilah ini memiliki dua makna berbeda: definisi matematis harfiah dan makna kontekstual sebagai bahasa gaul finansial.
     

    Definisi matematis


    Secara matematis, angka 2 digit adalah angka yang terdiri dari dua angka, yaitu dari 10 hingga 99. Contohnya adalah 25, 50, atau 88. Dalam konteks nominal uang rupiah, angka ini mewakili puluhan ribu, misalnya Rp50 ribu.

    Namun, dalam bahasa gaul finansial yang populer di Indonesia, istilah “gaji 2 digit” memiliki makna yang sangat berbeda. Istilah ini merujuk pada penghasilan bulanan dalam ratusan juta rupiah, yakni berkisar antara Rp10 juta hingga Rp99,999 juta. Penggunaan ini merupakan penyederhanaan untuk menyebut nominal besar sekaligus menjaga privasi dalam pembicaraan.
     
    Baca juga: 

    (Ilustrasi. Foto: MI/Susanto)

    Tingkat digit dalam konteks gaji


    Dalam percakapan informal seputar penghasilan, istilah “digit” telah berkembang menjadi sebuah kode dengan tingkatan yang umum dipahami:

    1 Digit: Penghasilan antara Rp1.000.000 hingga Rp9.999.999.
    2 Digit: Penghasilan antara Rp10.000.000 hingga Rp99.999.999.
    3 Digit: Penghasilan Rp100.000.000 atau lebih (ratusan juta).

    Jadi, jika seseorang bertanya “2 digit berapa rupiah?”, jawabannya bergantung pada konteks. Secara matematis, 2 digit adalah puluhan ribu rupiah.

    Namun, dalam pembicaraan mengenai gaji atau pendapatan, frasa “2 digit” hampir selalu dimaknai sebagai penghasilan puluhan juta rupiah per bulan. Pemahaman akan perbedaan makna ini penting untuk menghindari kesalahpahaman dalam komunikasi sehari-hari. (Muhammad Adyatma Damardjati)
    Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun
    Google News Metrotvnews.com
    (Husen Miftahudin)
    Komentar
    Additional JS