Dokter Sarankan Jamaah Haji Gunakan Tabir Surya SPF 50 Hingga 80 - Republika
Dokter Sarankan Jamaah Haji Gunakan Tabir Surya SPF 50 Hingga 80
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter ahli estetika di Miracle Ultimate Clinic, Dewita Kamaruddin mengatakan penggunaan tabir surya dengan SPF tinggi mulai 50 hingga 80 dapat menjaga kulit jamaah haji dari paparan sinar matahari di Tanah Suci.
"Pakai saja SPF tinggi. SPF 80 ada. Itu untuk seharian masih oke, bisa untuk seharian," kata Dewita, Rabu (22/4/2026).
Sun Protection Factor (SPF) merupakan angka yang menunjukkan tingkat kemampuan tabir surya (sunscreen) melindungi kulit dari sinar UVB penyebab kulit terbakar (sunburn) dan kanker kulit.
Ia mengatakan, SPF tinggi bisa diaplikasikan sekali untuk seharian di bawah sinar matahari dan tidak perlu melakukan pengaplikasian ulang hingga lima jam.
Penggunaan tabir surya juga wajib dilakukan 20 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan yang terpapar langsung sinar matahari agar ada proses penyerapan ke dalam kulit terlebih dahulu.
Halaman 2 / 2
"Penggunaannya adalah minimum SPF 50, dan jumlahnya itu harus tepat. Jangan terlalu sedikit, tetapi secukupnya adalah dua ruas jari. Dan dipakai 20 menit sebelum keluar," katanya.
Dewita mengatakan, pengaplikasian ulang tabir surya bisa dilakukan sesuai kebutuhan. Misalnya, jika berkeringat atau wajah basah, tabir surya bisa dipakai ulang setelah kulit kering.
Ia juga mengatakan penting untuk menjaga kelembapan dan meningkatkan pertahanan kulit agar bisa mengatasi kondisi cuaca panas ekstrem.
Jika diperlukan, jamaah juga bisa melakukan perawatan kulit dua pekan sebelum keberangkatan untuk meningkatkan nutrisi kulit, seperti skin booster salmon DNA, perawatan hyaluronic acid, dan penguatan skin barrier dengan facial atau peeling agar kulit tetap segar.
"Pada saat kita sudah ke luar negeri, cuacanya bisa sangat berbeda dibandingkan dengan di Indonesia sehingga wajah bisa terlihat lebih kusam. Karena itu, penting sekali untuk merawat kulit sebelum berangkat. Ketika sudah berkonsultasi dengan dokter, dokter juga akan meresepkan obat-obatan seperti antiiritasi untuk berjaga-jaga," katanya.
sumber : Antara
00:00
00:00
01:15